<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511</id><updated>2011-07-08T05:45:41.959+07:00</updated><category term='Jardiknas'/><title type='text'>ICT Jardiknas Jambi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-4112001606593273533</id><published>2010-07-15T13:12:00.000+07:00</published><updated>2010-07-15T13:15:31.424+07:00</updated><title type='text'>Penderitaan Bukanlah Kelemahan Melainkan Kekuatan*</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;div class="GBThreadMessageRow_Body" style="color: rgb(51, 51, 51); width: 460px; float: left; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; font-size: 13px; "&gt;&lt;div class="GBThreadMessageRow_Body_Content"&gt;Penderitaan Bukanlah Kelemahan Melainkan Kekuatan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: agussyafii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali kita mengalami peristiwa yang membuat kita bersedih atau menderita seringkali kita menutupinya atau menekan perasaan kita agar tidak terlihat lemah atau takut dianggap sebagai orang yang lemah iman sehingga bila ditanya 'apa kabar? kemudian kita menjawab, 'baik..!' Tanpa kita sadari kita menolak penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilingkungan kita berada bila terjadi peristiwa duka cita, kehilangan orang yang kita cintai biasanya ada ungkapan, 'sudahlah, jangan menangis. Ikhlaskan saja kepergiannya.' atau ada juga yang mengatakan, 'kayak bukan orang beriman saja, begitu kok menangis.' Itulah sebabnya kita menekan perasaan kita, menekan emosi kita, tidak menunjukkan menangis di depan umum agar kita tidak dianggap sebagai orang yang lemah bahkan dianggap sebagai orang yang kufur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal bila kita memahami lebih dalam setiap duka cita dan penderitaan yang kita alami sesungguhnya banyak manfaatnya dalam hidup kita. Penderitaan dan duka cita yang sering kita alami sesungguhnya bukan kelemahan melainkan sebuah kekuatan yang ada di dalam diri kita. Ada beberapa manfaat di dalam penderitaan yang kita rasakan sebagai kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Pengalaman duka cita atau yang kita rasakan sebagai menderitaan justru mengajarkan kita pada limpahan kasih sayang Allah Subhanahu Wa ta'ala agar kita semakin dekat dan taat kepadaNya, dengan demikian limpahan kasih sayang Allah akan memenuhi hati kita dan hati kita memancarkan kasih sayangNya untuk semua orang yang disekeliling kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, penderitaan yang kita rasakan menjadikan kebahagiaan kita menjadi sempurna. Kebahagiaan sejati pada dasarnya adalah mengalami kegembiraan dan penderitaan secara seimbang. Hidup menjadi dinamis ketika semuanya datang silih berganti antara kebahagiaan dan penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, penderitaan membuat kita semakin peka terhadap penderitaan orang lain. Kita menjadi memiliki empati dan menghormati orang lain sebagai hamba Allah yang sama-sama dimuliakan. Kita tidak berani menghina, melecehkan, atau mencemooh orang lain karena kita merasakan betapa pahitnya sebuah penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, ketika hati kita remuk redam, ingin menangis menangislah sesungguhnya apa yang kita rasakan sakitnya, dengan menangis merupakan salah satu cara untuk membersihkan hati kita. Menangislah kepada Allah agar diberikan kesabaran dalam menjalani hidup ini sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Apa yang disisimu akan lenyap dan apa yang disisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. an- Nahl : 96).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Materi On Air Radio Bahana 101.8 FM jakarta Rabu Jam 6 s.d 7 malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;agussyafii&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-4112001606593273533?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/4112001606593273533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=4112001606593273533&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/4112001606593273533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/4112001606593273533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2010/07/penderitaan-bukanlah-kelemahan.html' title='Penderitaan Bukanlah Kelemahan Melainkan Kekuatan*'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-3474580283253848372</id><published>2008-04-30T19:25:00.001+07:00</published><updated>2008-04-30T19:26:26.591+07:00</updated><title type='text'>Ndeso ????</title><content type='html'>"NDESO"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh : Ika S. Creech *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan,&lt;br /&gt;udik, shock culture, countrified dan sejenisnya. Ketika mengalami atau&lt;br /&gt;merasakan sesuatu yang baru dan sangat mengagumkan, maka ia merasa&lt;br /&gt;takjub dan sangat senang, sehingga ingin terus menikmati dan tidak&lt;br /&gt;ingin lepas, kalau perlu yang lebih dari itu. Kemudian ia menganggap&lt;br /&gt;hanya dia atau hanya segelintir orang yang baru merasakan dan&lt;br /&gt;mengalaminya. Maka ia mulai atraktif, memamerkan dan sekaligus&lt;br /&gt;mengajak orang lain untuk turut merasakan dan menikmatinya, dengan&lt;br /&gt;harapan orang yang diajak juga sama terkagum-kagum sama seperti dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu ia berharap agar orang lain juga mendukung terhadap&lt;br /&gt;langkah-langkah untuk menikmatinya terus-menerus. Hal ini biasa,&lt;br /&gt;seperti saya juga sering mengalami hal demikian, tetapi kita terus&lt;br /&gt;berupaya untuk terus belajar dari sejarah, pengalaman orang lain,&lt;br /&gt;serta belajar bagaimana caranya tidak jadi orang norak, kampungan&lt;br /&gt;alias deso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kampus di Jepang penuh dengan sepeda, tak terkecuali dekan atau&lt;br /&gt;bahkan Rektorpun ada yang naik sepeda datang ke kampus. Sementara si&lt;br /&gt;Pemilik perusahaan Honda tinggal di sebuah apartemen yang sederhana.&lt;br /&gt;Ketika beberapa pengusaha ingin memberi pinjaman kepada pemerintah&lt;br /&gt;Indonesia mereka menjemput pejabat Indonesia di Narita. Dari Tokyo&lt;br /&gt;naik kendaraan umum, sementara yang akan dijemput, pejabat Indonesia&lt;br /&gt;naik mobil dinas Kedutaan yaitu mercy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya di Australia berkesempatan melihat sebuah acara seremoni&lt;br /&gt;dari jarak yang sangat dekat, dihadiri oleh pejabat setingkat menteri,&lt;br /&gt;saya tertarik mengamati pada mobil yang mereka pakai merk Holden baru&lt;br /&gt;yang paling murah untuk ukuran Australia . Yang menarik, para&lt;br /&gt;pengawalnya tidak terlihat karena tidak berbeda penampilannya dengan&lt;br /&gt;tamu-tamu, kalau tidak jeli mengamati kita tidak tahu mana&lt;br /&gt;pengawalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Sidney saya berkenalan dengan seorang pelayan restoran Thailand ..&lt;br /&gt;Dia seorang warga negara Malaysia keturunan Cina, sudah selesai S3,&lt;br /&gt;sekarang lagi mengikuti program Post Doc. Dia anak serorang pengusaha&lt;br /&gt;yang kaya raya. Tidak mau menggunakan fasilitas orang tuanya malah&lt;br /&gt;jadi pelayan. Dia juga sebenarnya dapat beasiswa dari perguruan&lt;br /&gt;tingginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu bulan saya di Jepang tidak melihat orang pakai HP Communicator,&lt;br /&gt;mungkin kelemahan saya mengamati. Dan setelah saya baca koran ternyata&lt;br /&gt;konsumen terbesar HP communicator adalah Indonesia . Sempat berkenalan&lt;br /&gt;juga dengan seorang yang berada di stasiun kereta di Jepang, ternyata&lt;br /&gt;dia anak seorang pejabat tinggi negara, juga naik kereta. Yang tak&lt;br /&gt;kalah serunya saya juga jadi pengamat berbagai jenis sepatu yang di&lt;br /&gt;pakai masyarakat Jepang ternyata tak bermerek, wah ini yang deso siapa&lt;br /&gt;yaa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit membedakan tingkat ekonomi seseorang baik di Jepang atau di&lt;br /&gt;Australia , baik dari penampilannya, bajunya, kendaraannya, atau&lt;br /&gt;rumahnya. Kita baru bisa menebak kekayaan seseorang kalau sudah tahu&lt;br /&gt;pekerjaan dan jabatannya di perusahaan. Jangan-jangan kalau orang&lt;br /&gt;Jepang diajak ke Pondok Indah bisa pingsan melihat rumah segitu gede&lt;br /&gt;dan mewahnya. Rata-rata rumah di sana memiliki tinggi plafon yang bisa&lt;br /&gt;dijambak dengan tangan hanya dengan melompat. Sehingga duduknyapun&lt;br /&gt;banyak yang lesehan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhir hayatnya Rasulullah tidak membuat istana Negara dan&lt;br /&gt;Benteng Pertahanan (khandaq hanyalah strategi sesaat, untuk perang&lt;br /&gt;ahzab saja), padahal Rasulullah sudah sangat mengenal kemewahan istana&lt;br /&gt;raja-raja negara sekelilingnya, karena beliau punya pengalaman&lt;br /&gt;berdagang. Ternyata beliau tidak menjadi silau terus ikut-ikutan latah&lt;br /&gt;ingin seperti orang-orang. Lalu dimana aktivitas kenegaraan dilakukan?&lt;br /&gt;Mengingat beliau sebagai kepala negara. Jawabannya ya di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau punya banyak jalan yang legal untuk bisa membangun istana. Di&lt;br /&gt;Mekkah nikah dengan janda kaya, di Madinah jadi kepala negara, punya&lt;br /&gt;hak prerogatif dalam mengatur harta rampasan perang dan ada jatah dari&lt;br /&gt;Allah untuk dipergunakan sekehendak beliau, belum hadiah dari&lt;br /&gt;raja-raja. Tetapi mengapa beliau sering kelaparan, ganjal perut dengan&lt;br /&gt;batu, puasa sunnah niatnya siang hari, shalat sambil duduk menahan&lt;br /&gt;perih perut dan seterusnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Indonesia sedang terpuruk, hutang lagi numpuk, rakyat banyak&lt;br /&gt;yang mulai ngamuk, negara sedang kere, banyak yang antri beras, minyak&lt;br /&gt;tanah, minyak goreng dll. Maka harga diri kita tidak bisa diangkat&lt;br /&gt;dengan medali emas turnamen olah raga, sewa pemain asing, banyak&lt;br /&gt;seremonial yang gonta-ganti baju seragam, baju dinas, merek mobil,&lt;br /&gt;proyek mercusuar, dll, dsb, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini akan naik harga dirinya kalo utang sudah lunas, kelaparan&lt;br /&gt;tidak ada lagi, tidak ada pengamen dan pengemis, tidak ada lagi WTS&lt;br /&gt;(Wanita Tidak Sholat, di Malaysia "Wanita Tak Senonoh") , angka&lt;br /&gt;kriminal rendah, korupsi berkurang, punya posisi tawar terhadap&lt;br /&gt;kekuatan global. Maka orang Deso (alias norak) tidak mampu mengatasi&lt;br /&gt;krisis karena tidak bisa menjadikan krisis sebagai paradigma dalam&lt;br /&gt;menyusun APBD dan APBN. Nah, karena yang menyusun orang-orang norak&lt;br /&gt;maka asumsi dan paradigma yang dipakai adalah negara normal atau&lt;br /&gt;bahkan mengikut negara maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan ada daerah yang menganggarkan sepak bola 17 milyar sementara&lt;br /&gt;anggaran kesra-nya 100 juta, wiiieh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari&lt;br /&gt;atas sampai bawah :&lt;br /&gt;- Orang bisa antri raskin sambil pegang HP&lt;br /&gt;- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok&lt;br /&gt;- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untuk beli tv dan kulkas&lt;br /&gt;- Orang bule mabuk krn kelebihan uang, orang kampung mabuk beli&lt;br /&gt;minuman patungan&lt;br /&gt;- Pengemis bisa pake walkman sambil goyang kepala&lt;br /&gt;- Para pengungsi bisa berjoged dalam tendanya&lt;br /&gt;- Orang beli gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah&lt;br /&gt;- Ijazah S3 luar negeri bisa di beli sebuah rumah petakan gang sempit&lt;br /&gt;di Cibubur&lt;br /&gt;- Kelihatannya orang sibuk ternyata masih sering keluar masuk McDonald&lt;br /&gt;- Kelihatannya orang penting, ternyata sangat tahu detail dunia&lt;br /&gt;persepakbolaan.&lt;br /&gt;- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin HP&lt;br /&gt;- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja&lt;br /&gt;- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa dansi di&lt;br /&gt;acara&lt;br /&gt;tembang kenangan.&lt;br /&gt;- Agar kampanye menang harus berani sewa bokong-bokong bahenol ngebor&lt;br /&gt;- Agar masyarakat cerdas maka sajikan lagu goyang dombret dan wakuncar&lt;br /&gt;- Agar bisa disebut terbuka maka harus bisa buka-bukaan&lt;br /&gt;- Agar kelihatan inklusif maka hrs bisa menggandeng siapa saja, kalo&lt;br /&gt;perlu&lt;br /&gt;jin Tomang jg digandeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih mengerikan lagi adalah supaya kita tidak terlihat kere,&lt;br /&gt;maka harus bisa tampil keren. Makin kiamatlah kalo si kere tidak tahu&lt;br /&gt;dirinya kere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penulis adalah Putra Indonesia Asli, kini bertempat tinggal di&lt;br /&gt;Paris , Perancis dan bekerja sebagai Pembawa Acara di salah satu&lt;br /&gt;stasiun di Perancis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-3474580283253848372?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/3474580283253848372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=3474580283253848372&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3474580283253848372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3474580283253848372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/04/ndeso.html' title='Ndeso ????'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-8638841014511286473</id><published>2008-04-08T18:53:00.004+07:00</published><updated>2008-04-08T18:56:12.378+07:00</updated><title type='text'>Jadi PNS cocok untuk .. (Kutipan dari http://romisatriawahono.net)</title><content type='html'>by Romi Satria Wahono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), bagi sebagian orang Indonesia adalah sebuah dambaan, meskipun bagi sebagian lagi yang lain mungkin keengganan. Menjadi dambaan banyak orang sehingga antrean pengambil formulir pendaftaran CPNS selalu membludak setiap tahun. Orang merelakan apapun yang dia miliki untuk menjadi seorang PNS, baik uang puluhan juta rupiah, harga diri, dsb. Meskipun sudah ada upaya dari pemerintah untuk memperbaiki masalah rekrutmen PNS, baik melalui hukuman dan perbaikan sistem, tapi tetap saja masalah sogok, suap, atau apalah namanya adalah fakta yang terjadi di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah saya tidak perlu melewati itu semua, karena kebetulan saya menjadi PNS bukan lewat jalur penerimaan biasa, tapi lewat beasiswa sekolah luar negeri dalam program STAID (sebelumnya bernama OFP dan STMDP) yang diinisiasi pak Habibie. Well, meskipun saya tidak pernah bercita-cita menjadi PNS, saya harus ikhlas melaksanakan perjanjian yang dulu saya buat sebelum berangkat ke Jepang. Dan secara dewasa saya harus mengakui bahwa ini adalah jalur jalan kehidupan saya, paling tidak sampai ikatan dinas 2n+1 saya berakhir ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, saat ini saya merasa fatique, penat dan bosan dengan kehidupan saya sebagai PNS. Mohon maaf bagi rekan-rekan saya sesama PNS, sekali lagi saya tidak bermasalah dengan anda semua, saya cinta anda semua dan sedang berdjoeang seperti anda-anda semua ;) Yang saya penatkan adalah behavior, sistem dan birokrasi yang ada di dalam institusi pemerintah. Biasanya yang menentramkan saya adalah sahabat saya yang lagi nongkrong di jerman, yaitu Made Wiryana yang sering mengatakan bahwa, yang paling gampang itu memang kalau kita memilih berdjoeang di luar, bebas dan tidak terikat. Penghargaan yang besar kepada rekan-rekan yang memilih berdjoeang di dalam institusi pemerintah, membuat inovasi serta perbaikan dari dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah saya ingin menshare suatu ide, pandangan dan referensi sebelum saudara-saudara saya tercinta di seluruh Indonesia memilih untuk menjadi PNS. Tentu yang saya sampaikan ini masih bersifat subjektif, masih hanya analisa di satu atau dua institusi pemerintah, dan perlu satu langkah diskusi, survey atau penelitian yang komprehensif sebagai upaya objetifikasi ide. Poin-poin yang saya sampaikan di bawah juga masih bisa ditambahi, dikurangi, dihapus atau bahkan diturunkan kalau muncul desakan di sana sini ;) Mudah-mudahan ide ini bisa jadi gambaran sehingga tidak ada lagi orang yang salah jalan menempuh jalan terjal dan mendaki menjadi PNS, padahal itu sebenarnya tidak cocok untuk dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut saya, sekali lagi “menurut saya”, PNS tidak cocok untuk orang-orang seperti di bawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Orang yang ingin melakukan perubahan, perbaikan, membuat inovasi baru dan berharap itu akan terimplementasikan dalam waktu cepat. Perubahan, perbaikan berjalan lambat karena sistem (baik dalam konotasi baik maupun buruk ;) ) sudah berjalan sangat lama dan turun temurun. Anda mau nekat? anak kemarin sore dan pahlawan kesiangan adalah gelar abadi anda :(&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Orang yang tidak suka melihat uang dan anggaran dipermainkan, diputar-putar dan dipatgulipat. Orang yang memandang bahwa permainan anggaran, permainan perencanaan kegiatan adalah kegiatan yang salah, penuh dosa dan akan mendapatkan balasan setimpal di akherat kelak. Perlu dicatat juga bahwa banyak juga ”PNS lurus” yang tidak menyadari bahwa beberapa fasilitas dan honor yang diterima adalah hasil subsidi silang dari kesemrawutan anggaran dan realisasinya.&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Orang yang tidak suka sesuatu berjalan tidak sesuai dengan rencana atau anggaran yang jauh-jauh hari telah ditetapkan. Dalam rencana anggaran tertulis beli komputer Rp. 20 juta, ternyata harga sebenarnya hanya Rp. 5 juta, dan akhirnya sisanya dipakai untuk keperluan lain yang di luar rencana (honor, tunjangan, beras atau minyak goreng untuk karyawan).&lt;br /&gt;   4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Orang yang tidak tega memalak teman-temannya yang menjadi rekanan bisnis institusinya, dengan meminta kuitansi seharga Rp. 50 juta, padahal nilai pengadaan barang/jasa sebenarnya hanya seharga Rp. 25 juta. Si rekanan bisnis ini karena marginnya kecil, jadi ngemplang pajak, karena memang dia tidak menerima duwit sebesar itu. Perusahaannya bangkrut karena nggak kuat bayar pajak, akhirnya dia buat perusahaan lagi dan ngurus jadi rekanan lagi. Muter-muter terus coi … :(&lt;br /&gt;   5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Anak muda yang cerdas, berwawasan dan bisa mengeluarkan dan merangkumkan ide (pendapat) yang lebih brilian dan strategis daripada eselon diatasnya (eselon 4, 3, 2, 1) atau bahkan seorang menteri. Si anak muda ini ketika bertemu dengan bos yang tidak tepat akan disebut bahwa idenya terlalu strategis dan kurang tepat dengan golongannya yang rendah dan cocok untuk permasalahan teknis ;)&lt;br /&gt;   6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Orang yang tidak suka dirinya dan hasil kerjanya dinilai hanya dari absensi. Atau lebih lagi bagi orang yang tidak bisa kerja kalau sebelum kerja harus njeglok mesin absensi ;) Apa yang anda perbuat, membuat proposal setebal kamus oxford, kerja lembur sampai subuh, membuat kerjasama dengan institusi atau organisasi di luar negeri, atau mengharumkan nama institusi karena anda berprestasi di luar, semua tidak akan dipandang kalau absensi anda jeblog. Kalau anda protes, maka anda akan diminta membaca UU No 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan PP No 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kalau perlu bacanya sambil nyungsep di laut saja mas … :(&lt;br /&gt;   7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Orang yang merasa kurang apabila bekerja sehari hanya 4 jam. Karena kemungkinan anda akan datang jam 8 pagi, njeglok absen, sarapan pagi sambil ngobrol sampai jam 10. Istirahat siang jam 12, kembali ke kantor jam 13:15, dan adzan sholat ashar jam 15:15 merupakan bel pulang kantor.&lt;br /&gt;   8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Orang yang memiliki jiwa enterpreneur dan selalu melihat segala peluang sebagai peluang yang kemungkinan bisa menjadi bisnis. Ketika jiwa enterpreneur ini diimplementasikan di tempat yang tepat hasilnya akan positif, tetapi apabila diimplementasikan di institusi pemerintah tempat bekerja, bisa jadi sumber korupsi yang maha dahsyat dan mengerikan. Orang ini diharapkan ketika melihat berjubelnya pendaftaran PNS dan mendengar keluhan 4 juta PNS di  Indonesia tentang gaji mereka yang rendah selalu berpikir untuk mempunyai perusahaan dan bisa membuka lapangan kerja baru bagi 4 juta orang di Indonesia. Mungkin posisi itu lebih tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin bahwa sebagai anak bangsa, baik posisi kita ada di dalam maupun di luar institusi pemerintah, kita ingin dan sama-sama berdjoeang membuat republik kita ini lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera dan disegani bangsa-bangsa lain. Seperti yang sudah saya sitir diatas, kadang PNS bukanlah pelaku, tetapi sebenarnya juga menjadi korban. Masih banyak “PNS-PNS lurus” yang siap melakukan perbaikan di negeri ini. Mari kita melakukan perbaikan semampu kita, baik dengan lisan, hati maupun dengan tangan. Dan jangan lupa untuk mensyukuri segala nikmat dan keadaan yang sudah Allah berikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahualam bisshawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd-small.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-8638841014511286473?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/8638841014511286473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=8638841014511286473&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/8638841014511286473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/8638841014511286473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/04/jadi-pns-cocok-untuk-kutpan-dari.html' title='Jadi PNS cocok untuk .. (Kutipan dari http://romisatriawahono.net)'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-3212241996939857881</id><published>2008-04-02T10:04:00.003+07:00</published><updated>2008-04-02T10:23:28.891+07:00</updated><title type='text'>Sebuah kepercayaan</title><content type='html'>Hari ini sudah hari ke dua semenjak perpindahan pengelolaan Jardiknas dari Tim Jardiknas PKLN ke Tim Jardinas Pustekkom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang membuat kita mejadi resah akan kelajutan program yang sudah dirintis dengan penuh perjuangan, baik moril maupun materil, dan melibatkan Tim yang sudah cukup bisa diandalkan, sehingga tercipta jaringan internet di seluruh Indonesia yang membuat Data Pokok Pendidikan bisa menjadi akurat dan diupdate terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal perpindahan pengelolaan ini membuat teman-2 ICT Diknas, ICT Center, Provider dan Mhs D3TKJ menjadi resah dan gundah, ada satu pertanyaan yang timbul dalam pikiran mereka yaitu : " Siapa lagi yg bertanggungjawab dengan program yg sudah berjalan ini ? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri sejak awal perpindahan sampai pembubaran Tim Jardiknas PKLN, mendapat telp, e-mail baik japri maupun milis jardiknas-jambi, menanyakan, siapa lagi yg bertugas mendampingi kami, siapa yg akan membantu kami kalau ada permasalahan terkait Dapodik, Jaringan, D3TKJ, dll terkait penyelenggaran Jardiknas sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belum bisa jawab, walaupun di Jambi tidak ada balaitekkom, sehingga pengelolaan Jardiknas dilaksanakan oleh Tim ICT Diknas Prov Jambi, dimana saya menjadi bagian dari Tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya teman-2 di daerah sudah menaruh kepercayaan, dimana selama ini saya sudah membantu mereka dalam hal koneksi jaringan sampai ke seluruh titik-2 jardiknas yang ada di Provinsi Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar kontak person Tim Jardiknas Pustekkom yang diposting oleh P Bondan, tidak membuat mereka senang, karena menjelang perpindahan sampai saat ini, koneksi Jardiknas menjadi down, Uploader tidak bisa diakses, dan banyak masalah lainnya yg membuat mereka menjadi patah semangat untuk mengupload data siswa, padahal proses mutasi sudah berjalan di hampir semua diknas kab/kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma bisa berharap kepada Tim Jardiknas Pustekkom, agar "Kepercayaan" teman-2 di daerah tidak hilang, tolonglah bersikap Profesional dan simpatik, negeri ini sdh terpuruk kepercayaan Publik sudah hancur, kita masih belum bisa bangkit dari badai krisis bahkan yang lebih parah adalah krisis kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah solusi yang lebih cerdas dari sekedar unjuk kekuasaan ?????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-3212241996939857881?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/3212241996939857881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=3212241996939857881&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3212241996939857881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3212241996939857881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/04/sebuah-kepercayaan.html' title='Sebuah kepercayaan'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-9147883481359311269</id><published>2008-04-01T09:07:00.003+07:00</published><updated>2008-04-01T09:18:08.485+07:00</updated><title type='text'>Gossip Rakor TIK di Sawangan</title><content type='html'>Rakor TIK telah selesai, Ketua TIM ICT Jambi yang mewakili balaitekkom (di Jambi tidak ada Balaitekkom) menceritakan oleh-2 rakor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balaitekkom Sumbar mengkritik kinerja Tim Pendamping ICT karena tidak pernah melapor ke Balaitekkom Sumbar, dengan bahasa yg arogan, mereka menganggap bahwa Jardiknas bisa dikelola oleh balai sampai ke tingkat Kab/kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikritik habis-2an oleh Ketua ICT Jambi (Pak Hadi Sucipto), oh ya beliau adalah orang lama di Pustekkom, dimana untuk pelatihan se-Sumatera dulunya beliau yg pegang, karena otonomi maka bala yg ada di Diknas Provinsi Jambi dibubarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat disampaikan bahwa Jardiknas sampai ke titik-2 kab/kota tidak akan sanggup dikelola oleh orang-2 Balaitekkom karena SDM yg ada di Balaitekkom tidak akan mampu untuk melaksanakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jambi juga minta pengelolaan Pelatihan TIK tidak dikelola oleh LPMP, karena pengelolaan Jardiknas sudah dipegang oleh Tim ICT Diknas Provinsi Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya Jardiknas boleh saja dipegang oleh Pustekkom, tapi daerah masih membutuhkan Tim ICT (Pendamping) yang dikelola oleh BPKLN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya yang argan adalah orang-2 di lingkungan Pustekkom (Balaitekkom), yang merasa bakal dapat " Proyek Besar ", hal ini dimentahkan oleh Tim ICT Jambi yang didukung juga oleh Balaitekkom DKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bersama bisa bijak dalam menghadapi hal ini, agar Jardiknas bisa bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-9147883481359311269?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/9147883481359311269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=9147883481359311269&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/9147883481359311269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/9147883481359311269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/04/gossip-rakor-tik-di-sawangan.html' title='Gossip Rakor TIK di Sawangan'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-2619831031763059764</id><published>2008-03-18T11:21:00.003+07:00</published><updated>2008-03-18T11:27:40.844+07:00</updated><title type='text'>Dapodik bulan maret 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R99EpvSXq2I/AAAAAAAAAHA/EcMDJ0PV6ho/s1600-h/Dapodik+Maret.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R99EpvSXq2I/AAAAAAAAAHA/EcMDJ0PV6ho/s320/Dapodik+Maret.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178933580358200162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Progres perkembangan Dapodik bulan Maret :&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-2619831031763059764?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/2619831031763059764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=2619831031763059764&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/2619831031763059764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/2619831031763059764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/03/dapodik-bulan-maret-2008.html' title='Dapodik bulan maret 2008'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R99EpvSXq2I/AAAAAAAAAHA/EcMDJ0PV6ho/s72-c/Dapodik+Maret.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-928517113002873044</id><published>2008-03-16T15:44:00.003+07:00</published><updated>2008-03-16T16:28:31.951+07:00</updated><title type='text'>Diskusi masalah Data</title><content type='html'>Minggu 16 Maret 2008, seperti hari-2 sebelumnya dan ini hampir setiap hari, kami berada di kantor Diknas Provinsi Jambi, walaupun saya sudah punya koneksi speedy di rumah, tetap saja hadir di kantor pada waktu libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang sering kami diskusikan terkait pendataan dan pada hari minggu dimana ada saja tamu dari diknas kab/kota yang datang berkunjung baik dari tim ICT maupun dari bagren kab/kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya kedatangan tamu dari bagren kab. Muara Bungo, adapun masalah yang kami diskusikan adalah data (NISN, NPSN, dan NUPTK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya Dapodik sangat berdampak terhadap jumlah sekolah yang ada saat ini, dimana sekolah-2 yg siswanya berasal dari SD dan siangnya bersekolah di MIS, terpaksa di hapus dan penghapusan ini juga atas seizin pihak Depag (ada suratnya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutasi siswapun tidak bisa sembarangan, siswa yang masuk dan keluar kab. Bungo diwajibkan melakukan Approval Mutasi, sehingga siswa yang berasal dari daerah lain wajib membawa bukti mutasi, ini membuat diknas provinsi lain menjadi sibuk, bahkan ada diknas yg masih belum tahu bahwa proses perpindahan siswa harus melewati proses approval mutasi NISN, ini tidak hanya terjadi di diknas yang ada di kep. Sumatera bahkan ada yang dari kep. Jawa, Sulawesi dan Kalimantan, bahkan saya sempat terpikir, apa kawan-2 pendamping tidak mensosialisasikan hal ini ke diknas-2 yang ada di bawah pengawasan mereka, semoga ini cuma salah paham saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang kami diskusikan cukup sengit, yaitu terkait data NUPTK, dimana seharusnya data NUPTK harus di upload seperti halnya NISN, perihal nanti mereka akan diverifikasi untuk serifikasi profesi, itu akan dilakukan kemudian seiring jumlah guru yg terdaftar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pikiran kami, kalau data guru dengan latar belakang pendidikan dan mata pelajaran yg diajarkan bisa terbaca di situs Dapodik, akan sangat membantu sekali untuk memetakan jumlah guru yang ada terhadap rasio murid dan kelas, kenapa hal ini tidak ada yang memikirkannya ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan proses rekrutmen guru sangat tidak sesuai dengan kebutuhan yg ada di masing-2 daerah, apalagi sekolah, apa ini cerminan dari ketidak sinergian antar lembaga yg ada di lingkungan Diknas/Depdiknas, meneketehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya Dapodik adalah cerminan Siswa, Sekolah dan Guru, semuanya adalam satu satuan ukur yang bisa kita pantau bersama dan ini berskala Nasional, sehingga anggaran pendidikan yang sekian banyak, bisa lebih tepat guna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jardiknas sebagai "jalan tol" mestinya bisa dimanfaatkan, tapi kalau kendaraan yg tidak laik jalan di jalan tol, mestinya jalan di jalan biasa, nah apa semua kendaraan yg ada sudah laik jalan di jalan tol ????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya "Dapodik", semua masyarakat Indonesia bisa membaca hal-2 sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jumlah Siswa yg ada sampai saat terakhir mereka baca,&lt;br /&gt;- Jumlah sekolah yg ada dan masih berjalan,&lt;br /&gt;- Jumlah guru yg ada dan kualitas atau kompetensi (guru mata pelajaran/bidang studi) yang ada di sekolah bersangkutan.&lt;br /&gt;- penyebaran sekolah di tiap kab/kota, kec/desa, pulau dan provinsi yang ada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini akan membantu pihak pembuat keputusan, apalagi dg adanya Otoda, pihak Pemda akan dengan sangat bisa diyakinkan bahwa pendidikan kita perlu ini dan itu, ada datanya kok yang bisa dibaca setiap saat, kalaupun masih belum bisa membuka, masih ada data yg bisa kita buka untuk dipaparkan secara online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target dan sasaran pengembangan pendidikan akan bisa tepat sasaran, jangan sampai bagren cuma pintar ngurus anggaran pengadaan saja, tidak paham fungsinya dan untuk apa diadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon semua laporan daya serap APBN akan berbasis web, sedangkan sebagain besar satker belum paham dengan RKAKL, dan ada yg masih belum bisa internet, nah loh, gimana ini ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang bisa diperbuat apabila "Dapodik" benar-2 tuntas dan berkesinambungan, sehingga perencanaan pendidikan dan orang-2 yg ada dibelakangnya bisa lebih arif dan bijak dalam membuat serta menyusun perencanaan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kita bisa "open minded" (pinjam istilah asing yg artinya berpikiran terbuka), sehingga pendidikan ini benar-2 menyentuh sampai ke titik akhir, kami coba susun data yg ada di Dikna Provinsi sama dengan data yg ada di daerah, sehingga tidak ada lagi data yg diprediksi alias data ABS, kita akan coba tunjukkan, bahwa tugas pendataan dan perencanaan, bukan hal yg mudah, ini menyangkut nasib generasi bangsa ini, makanya diperlukan orang-2 yg kreatif dan bisa berpikiran maju, dan tidak lupa juga kesejahteraan mereka diperhatikan, agar bisa serius dalam mendata dan merancang program yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah waktunya kita robah pola lama, dengan perkembangan IT, dan memperkecil kesenjangan digital dengan negara-2 tetangga sesama Asean, apalagi negara-2 yg sudah maju, kita tingkatkan SDM yang ada di lingkungan diknas se-Indonesia ini, kita robah budaya penjajahan yg sudah jadi virus perusak perkembangan pendidikan, kalau perlu tidak hanya kota-2 satelit yg dikembangkan, pola pendidikan terpadu juga mesti berkembang pesat sampai ke daerah-2, mutu pendidikan menunjukkan kemajuan suatu negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita coba pikirkan hal-2 yg makro jadi permasalahan mikro, semoga bisa menjadi bahan pemikiran kta bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-928517113002873044?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/928517113002873044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=928517113002873044&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/928517113002873044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/928517113002873044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/03/diskusi-masalah-data.html' title='Diskusi masalah Data'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-4842568248757754280</id><published>2008-03-16T12:21:00.002+07:00</published><updated>2008-03-16T12:31:28.100+07:00</updated><title type='text'>Pertemuan dengan Wali Kab di Politeknik Jambi</title><content type='html'>Sabtu 15 Maret 2008, saya mengadakan pertemuan dengan Wali Kab/Kota yang ada di Provinsi Jambi, bertempat di Kampus Politeknik Jambi selaku Provider PJJ D3TKJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan itu, hadir Tatang Wahyudi selaku Pudi 1 dan mhs d3tkj yang terdaftar sebagai wali kab/kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memberikan pengarahan untuk persiapan kegiatan Pendamping Kab/Kota dan juga kesiapan mereka untuk bergabung di milis Wali-kab@yahoogroups.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu juga, saya coba bentuk tim untuk bisa mangaktulakan diri mereka sebagai mhs D3TKJ, jadi nantinya Tim tersebut bisa membantu ICT Center atau ICT Diknas dalam perawatan perangkat yg ada, serta membantu ICT Center untuk menyaipkan client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim ini juga nantinya akan kita arahkan untuk bisa mandiri dan siap membantu perkembangan IT di lingkungan Pendidikan di Provinsi Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga niat baik ini bisa terlaksana dan sukses, mohon dukungan serta bantuan pihak-2 yang terkait.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-4842568248757754280?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/4842568248757754280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=4842568248757754280&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/4842568248757754280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/4842568248757754280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/03/pertemuan-dengan-wali-kab-di-politeknik.html' title='Pertemuan dengan Wali Kab di Politeknik Jambi'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-6467248571883568297</id><published>2008-03-14T08:24:00.003+07:00</published><updated>2008-03-14T08:39:43.949+07:00</updated><title type='text'>Tim Evaluasi BPKLN Depdiknas dalam kunjungan ke Provinsi Jambi</title><content type='html'>Tanggal 11-13 maret 2008, Tim Evaluasi BPKLN mendatangi Diknas Provinsi Jambi untuk melakukan asistensi pelaksanaan anggaran APBN, Tim yang teridiri dari 3 personil, yaitu Ibu Ida, Ibu Titik dan Ibu Shinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan tersebut, Pendamping Perencanaan telah mengantar Tim tsb ke : LPMP Prov. jambi, Kantor Bahasa Prov. Jambi, dan Universitas Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi daya serap dan laporan DIPA sudah bisa dikumpulkan semua dari instansi yang dikunjungi, Daftar nama calon Pendamping Kab/Kota juga sudah diberikan oleh Pendamping Perencanaan, walaupun SK dari Kadis Diknas Provinsi jambi, belum ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaallah akan segera direalisasikan, juga anggaran untuk Pustakamaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesibukan Bagren Prov Jambi dalam pembahasan anggaran APBD, membuat pelaksanaan program dana Rendu jadi tertunda, begitu juga Kadis Diknas Provininsi Jambi yg sibuk seklai dengan bermacam kegiatan, semoga akan segera teralisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai sholat Zhuhur di Mesjid Nurdin Hasanah, yaitu mesjid besar milik keluarga besar Gubernur Jambi, pendamping bersama Tim dari PKLN melanjutkan perjalanan ke Bandara Sultan Taha Jambi untuk meneruskan perjalan Tim PKLN pulang ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih buat Tim PKLN, semoga program yang telah direncanakan dengan baik, akan berjalan lancar, mohon maaf kalau ada pelayanan kami yang kurang memadai, semoga tidak kapok ke Jambi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-6467248571883568297?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/6467248571883568297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=6467248571883568297&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6467248571883568297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6467248571883568297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/03/tim-evaluasi-bpkln-depdiknas-dalam.html' title='Tim Evaluasi BPKLN Depdiknas dalam kunjungan ke Provinsi Jambi'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-3374454522224889554</id><published>2008-03-05T17:59:00.001+07:00</published><updated>2008-03-05T18:00:16.486+07:00</updated><title type='text'>Program penunjang pembelajaran berbasis web</title><content type='html'>Dear All,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya sempat berfikir bahwa kita perlu sarana pembelajaran yang menunjang peningkatan mutu pendidikan para siswa/i yang ada di seantero negeri ini, hal ini bisa terlaksana kalau ada perangkat pc seperti asus eeepc atau intel classmate pc.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketersedian perangkat untuk pembelajaran sangat diperlukan sekali, kita akan bisa mengebangkan bahan ajar dalam program pustakamaya kalau akses penggunaan perangkat atau ketersedian perangkat yang murah bisa mencapai semua pelosok negeri ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dilihat dari anggaran blockgran yg ada dan anggaran pendidikan yg cukup besar (20,54%), perlu rasanya ada program untuk penyebaran pc murah dan program pembelajaran yg bisa dimanfaatkan untuk semua lapisan pendidikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita sering disbukkan oleh hal-2 yang bersifat makro, padahal yang paling penting adalah bagaimana program yang ada bisa menyentuh end user, sehingga apapun bentuk program yg bersifat makro bisa dirasakan langsung manfaatnya bagi lapisan pengguna paling bawah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sudah saatnya kita coba realisasikan hal-2 yang bersifat kepedulian bagi pendidikan dasar bahkan tingkat usia dini sekalipun, kerena untuk memulai sukses besar adalah dari hal yang paling kecil.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga para pembuat keutusan punya ide yg cerdas untuk pengembangan infrastruktur pendidikan, bukan untuk berebut kepentingan, kenapa negara lain yg mengadakan penelitian untuk kita, bukan dari kita sendiri, kan lebih mudah untuk memahami negeri sendiri daripada bangsa lain yg meneliti negeri kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa dengan keterbatasan kesejahteraan / kemakmuran membuat kita tidak sempat berfikir atau memikirkan hal-2 yg kecil-2 atau kita anggap hal sepele??&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketersediaan data dan sdm yang mampu untuk meningkatkan kecerdasan peserta didik sangat ditunjang oleh kesiapan infrastruktur sampai ke skala yg lebih kecil.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jardiknas adalah sebuah permulaan yang sangat bagus sekali, ada ratusan kab dan sekolah yg bisa terhubung dg internet, tapi apa kita hanya sampai disitu saja, menghubungkan sekolah-2 lewat ICT Center tanpa memerdulikan mereka bisa memanfaatkannya bahkan koneksi sampai ke sekolah tanpa bisa diakses akibat bw sangat lemah sekali, apa cuma kita mengejar hal yg sifatnya catatan angka-2 saja, bukan kualitas ketercapaian itu sendiri ?? Suatu pertanyaan besar dan harapan yang besar juga, agar kualitas koneksi yg ada bisa bermanfaat bagi para siswa untuk belajar lebih baik lagi, dan para guru terbiasa membuat bahan ajar berbasis internet atau bentuk-2 lain yang memudahkan para peserta didik untuk memahaminya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Uneg-2 ini muncul saat saya mau membuat susunan program worshop pustakamaya, ada banyak pertanyaan yg muncul, apa bisa kita sukseskan pustakamaya kalau sekolah-2 kita cuma diajari mengetik saja atau kerenya KKPI, tanpa tersedianya perangkat yg bisa mereka gunakan, dalam kenyataannya sekarang ini, sekolah-2 yg punya lab tidak memuhi standar yg ada, seperti rasio komputer terhadap siswa, tenaga pendidik yg cakap dan berkompeten.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa semua pertanyaan ini cukup ditanyakan kepada rumput yang bergoyang, walahualam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Fadli Eka Yandra&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-3374454522224889554?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/3374454522224889554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=3374454522224889554&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3374454522224889554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3374454522224889554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/03/program-penunjang-pembelajaran-berbasis.html' title='Program penunjang pembelajaran berbasis web'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-5450504685669581517</id><published>2008-03-05T15:53:00.002+07:00</published><updated>2008-03-05T16:20:24.416+07:00</updated><title type='text'>Dana blockgrant NISN tidak efektif pengelolaannya</title><content type='html'>Setelah saya keliling semua Diknas Kab/Kota untuk melatih para operator Dapodik dan sebagai nara sumber Dapodik di setiap pelatihan Jardiknas (Pijar), saya menemui banyak kejadian yang rata-2 sama di setiap daerah yang ada di Indonesia yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana bantuan untuk pengolahan data yang masuk ke rekening Diknas setempat banyak tidak tepat sasaran, sehingga para operator tidak jarang yang mengeluhkan hal ini, mereka cuma disuruh bekerja dengan honor yg tidak sesuai dengan yg diteken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini membuat progress pendataan kita menjadi terpengaruh, para pejabat termasuk Kadis menganggap setiap dana yg masuk ke rekening Diknas harus menjadi milik para pejabat, yang sampai ke bawah (staff operator) tidak sesuai dg juklak yg ada, bahkan ada yg langsung dibagi habis oleh para pejabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebiasaan ini sudah berlangsung lama, untuk menjadi Kadis harus membayar tiket ke Pemda selaku pembuat keputusan penetapan para pejabat daerah, para kadis menjadi ATM yg potensial buat para pejabat Pemda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah hal ini terus berlangsung, sehingga mutu pendidikan kita terus merosot, para pejabat yg sdh terbudaya dengan perilaku Korup, dengan bangga dan tanpa rasa bersalah, pergi haji dan seakan mereka adalah pejabat yg bersih tanpa cela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia ini butuh pemimpin yg punya rasa peduli dan rasa malu, saya pikir, pelajaran budipekerti harus kita tingkatkan lagi dan para pejabat harus layak di lakukan fit dan proper test termasuk tingkat pemahaman mereka akan ilmu agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat disayangkan masyarakat kita juga menyanjung dan menjilat kepada para pejabat kita, para pemegang hukum juga berlaku sama, kejaksaan membuat diri mereka seakan instansi yg bersih, padahal sangat berbeda sekali dg apa yg mereka semboyankan, benar-2 rusak negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada stitik harapan bagi semua anak bangsa ini, yaitu berusaha untuk tidak menyanjung para manusia fasik, berusaha agar punya harga diri sebagai anak negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga temui dalam pengrekrutan para kepala sekolah, dimana mereka juga tidak melalui proses yg jelas, tergantung setoran juga, sekolah yg dianggap favorit wajib harus setor lebih besar agar bisa bertahan dan diangkat jadi kepsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, kemana ya para penerus negeri ini yang konon katanya punya rasa peduli sama kemajuan negeri sendiri, kok para penjilat hidup dengan makmur, apa kita akan dianggap gila kalau jadi orang waras sendirian di tengah orang gila ????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga jadi bahan pemikiran bersama, agar bangsa yg besar ini tidak ambruk oleh perbuatan kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam merdeka...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-5450504685669581517?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/5450504685669581517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=5450504685669581517&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5450504685669581517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5450504685669581517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/03/dana-blockgrant-nisn-tidak-efektif.html' title='Dana blockgrant NISN tidak efektif pengelolaannya'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-9189551061222130801</id><published>2008-02-23T15:58:00.003+07:00</published><updated>2008-02-23T16:01:02.712+07:00</updated><title type='text'>Asus EEEPC</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R7_gr9B0elI/AAAAAAAAAGI/lvmlhGhhSt0/s1600-h/eeepc_wallpaper1024_2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R7_gr9B0elI/AAAAAAAAAGI/lvmlhGhhSt0/s320/eeepc_wallpaper1024_2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170097942965811794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbagi foto-foto perjalanan Anda tanpa harus menunggu tiba sampai di rumah. Berbelanja melalui internet tanpa harus memasang jaringan ataupun kabel. Belajar melalui teknologi terkini tanpa keahlian teknikal. Bermain, bersantai, dan menikmati hiburan di mana saja dengan kerangka anti guncang. Terhubung dengan teman dan keluarga hanya dengan menekan beberapa klik tombol saja.&lt;br /&gt;Mobilitas &amp; Ketangguhan&lt;br /&gt;• Dengan berat setengah dari notebook biasa dan berat hanya 0.92 kg, Eee PC dapat Anda bawa kemana saja.&lt;br /&gt;• Getaran dan guncangan tidak lagi menjadi masalah. Dengan solid-state disk yang terpercaya, PC Anda akan terlindungi dari guncangan apapun.&lt;br /&gt;• Dengan rancangan baterai yang hemat dan efisien yang akan menambah waktu operasi lebih lama ketika Anda sedang berada dalam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyamanan &amp; Teknologi&lt;br /&gt;• Dengan waktu start-up yang cepat, Eee PC selalu siap untuk beroperasi.&lt;br /&gt;• Tidak perlu keahlian teknikal, grafis antarmuka yang dirancang secara user-friendly dan intuitif akan memudahkan pekerjaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja &amp; Konektifitas&lt;br /&gt;• Anda akan selalu terhubung dengan WiFi 802.11 b/g built-in yang otomatis akan mendeteksi dan terhubung pada internet di area hotspot.&lt;br /&gt;• Eee PC telah memiliki aplikasi office dan email, menjaga pekerjaan Anda tetap berjalan seperti biasa.&lt;br /&gt;• Upload foto dan video dan berbagi secara instant dari Flickr atau YouTube tanpa harus menunggu tiba sampai di rumah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media &amp; Hiburan&lt;br /&gt;• Menikmati musik dan video secara bebas dengan dukungan format multimedia yang beragam.&lt;br /&gt;• Terhubung dengan Skype atau jaringan lainnya dan Anda akan selalu terhubung dengan teman dimana saja dan kapan saja.&lt;br /&gt;• Built-in card reader, webcam, speaker dan microphone akan mengatasi keruwetan kabel-kabel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Spesifikasi &lt;br /&gt;Nama Model Eee PC 8G Eee PC 4G Eee PC 4G Surf Eee PC 2G Surf &lt;br /&gt;Tampilan 7" 7" 7" 7" &lt;br /&gt;CPU Intel &amp; Chipset ● ● ● ● &lt;br /&gt;Sistem Operasi Linux&lt;br /&gt;Kompatibel dengan Windows XP Linux&lt;br /&gt;Kompatibel dengan Windows XP Linux&lt;br /&gt;Kompatibel dengan Windows XP Linux&lt;br /&gt;Kompatibel dengan Windows XP &lt;br /&gt;Komunikasi Ethernet ● ● ● ● &lt;br /&gt;WLAN ● ● ● ● &lt;br /&gt;Memori 1G (DDR2) 512 MB (DDR2) 512 MB (DDR2) 512 MB (DDR2) &lt;br /&gt;S.S.D. Storage (Solid-State Disk) 8G 4G 4G 2G   &lt;br /&gt;Kamera ● ● - - &lt;br /&gt;Audio Audio Hi-Definition&lt;br /&gt;Speaker Stereo&lt;br /&gt;Mikropon Audio Hi-Definition&lt;br /&gt;Speaker Stereo&lt;br /&gt;Mikropon Audio Hi-Definition&lt;br /&gt;Speaker Stereo&lt;br /&gt;Mikropon Audio Hi-Definition&lt;br /&gt;Speaker Stereo&lt;br /&gt;Mikropon &lt;br /&gt;Baterai 4 Sel, 3~3.5 jam* 4 Sel, 3~3.5 jam* 4 Sel, 2.8 jam* 4 Sel, 2.8 jam* &lt;br /&gt;Berat 0.92 kg 0.92 kg 0.92 kg 0.92 kg &lt;br /&gt;* Spesifikasi dapat berubah sesuai dengan model yang tersedia.&lt;br /&gt;* Daya hidup baterai bergantung pada pengoperasian aktual dan pengaturan lainnya.&lt;br /&gt;* Produk mempunyai software yang memiliki lisensi persetujuan GPL.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-9189551061222130801?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/9189551061222130801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=9189551061222130801&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/9189551061222130801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/9189551061222130801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/asus-eeepc.html' title='Asus EEEPC'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R7_gr9B0elI/AAAAAAAAAGI/lvmlhGhhSt0/s72-c/eeepc_wallpaper1024_2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-3966758103312951363</id><published>2008-02-21T22:28:00.001+07:00</published><updated>2008-02-21T22:29:12.172+07:00</updated><title type='text'>Duniapun belajar ke Indonesia</title><content type='html'>Duniapun Belajar Kepada Bangsa Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Onno W. Purbo&lt;br /&gt;Rakyat Indonesia Biasa&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Onno_W_Purbo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia mungkin miskin, tidak punya uang, banyak korupsi, banyak bencana alam. Tapi tidak berarti rakyat Indonesia tidak pandai, tidak pintar. Justru dalam keterpurukan, banyak sekali insiatif-insiatif arus bawahyang tidak termonitor oleh kelompok legal formal partai pemerintah DPR. Inisiatif-inisiatif di dunia komputer &amp; telekomunikasi arus bawah memang banyak bertentangan dengan legal formal yang ada di pemerintahan, akan tetapi solusi-solusi ini menjadi contoh nyata bahwa rakyat Indonesia mampu secara mandiri membangun negeri-nya secara bergotong royong dan swadaya masyarakat tanpa utangan bank dunia bahkan tanpa banyak bantuan dari pemerintah. Yang menarik, justru solusi-solusi swadaya masyarakat menggunakan teknologi komputer tepat guna di cari oleh banyak bangsa lain di dunia. Merekapun banyak belajar pada aktifis IT Indonesia untuk mengembangkan negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang ingin secara serius membaca kisah perjuangan dan sejarah Internet Indonesia dapat membacanya dari situs http://www.wikihost.org/wikis/indonesiainternet. Situs IndonesiaInternet tidak membahas masalah teknis Internet, tapi lebih ke berbagai catatan perjuangan bangsa Indonesia yang berdarah-darah penuh dengan pengorbanan tanpa dukungan pemerintah untuk memperoleh akses Internet murah yang pada akhirnya banyak memperoleh pengakuan dari dunia Internasional. Memang kisah perjuangan Internet Indonesia ini tidak masuk dalam buku-buku pelajaran sejarah di Indonesia karena usia perjuangannya yang masih dalam orde 10-15 tahun saja. Gilanya, sampai tulisan ini ditulis, tidak banyak pengakuan dan bantuan dari pemerintah Indonesia yang lebih suka berpihak pada operator dan vendor-vendor besar. Tapi, Alhamdullillah, yang lebih penting, banyak pengakuan datang justru dari banyak rakyat kecil di Indonesia baik melalui e-mail &amp; mailing list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada beberapa solusi dari regulator / pemerintah yang diberikan pada rakyat Indonesia. Kebanyakan solusi pemerintah sangat supply driven dan lebih bersifat top down, tidak terlalu memberdayakan rakyat, lebih banyak memposisikan rakyat sebagai pengguna / konsumen. Dalam bidang komputer &amp; telekomunikasi yang cukup menonjol pada masa pemerintahan SBY-JK adalah lisensi selular 3G, inisiatif Indonesia Goes Open Source (IGOS) dan terakhir yang paling menghebohkan di akhir tahun 2006 adalah penandatanganan MoU untuk membeli ratusan ribu lisensi Microsoft.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan November 2006, bersamaan dengan kedatangan Presiden Bush ke Indonesia, tampaknya dilakukan penandatanganan MoU "rahasia" antara DEPKOMINFO yang di pimpin oleh Sofyan Djalil dan Microsoft. MoU "rahasia" disinyalir akan melibatkan pembelian lisensi dalam orde lebih dari Rp. 500 milyard bahkan mungkin mendekati Trilyun rupiah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEPKOMINFO tampaknya serba salah karena menstimulir penanda tanganan MoU "rahasia" dengan Microsoft untuk membeli ratusan ribu lisensi Sistem Operasi Windows dan Microsoft Office. MoU "rahasia" menjadi materi bagi KPPU dan KPK apakah melanggar UU / KEPPRES / KEPMEN tentang usaha persaingan, pengadaan barang dll. Bukan mustahil, MoU "rahasia" ini akan gagal terlaksana karena tidak berpihak pada rakyat Indonesia, APBN maupun pemberdayaan industri dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3G mengaum diakhir tahun 2006, akan menjadi tantangan cukup berat terutama di beberapa kota besar untuk layanan akses Internet kecepatan tinggi seperti Telkom Speedy. Tarif akan menjadi kunci keberhasilan penetrasi 3G. Tarif unlimited Rp. 2 juta-an per bulan dari Speedy akan terlawan oleh 3G yang menyebabkan banyak pelanggan migrasi. Kesalahan fatal dari operator 3G adalah menjual terlalu banyak video call yang pada kenyataannya tidak terlalu bermanfaat bagi pasar. Terlepas dari kesalahan tersebut, router 3G akan menjadi menarik bagi banyak orang jika tarif 3G menguntungkan. Kita doakan saja semoga operator 3G konsisten dengan tarif-nya, karena sering kali tarif murah hanya terjadi pada masa promosi saja. Tentunya operator 3G akan terancam masalah teknis seperti ketersediaan alamat IP, ketersediaan bandwidth internasional, maupun bandwidth ke Indonesia Internet exchange dll.  Belum lagi dukungan industri dalam negeri yang tidak terlalu besar, karena sebagian besar peralatan maupun konsultan harus di ambil dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi Indonesia Goes Open Source (IGOS) banyak di gembar gemborkan oleh rekan-rekan dari RISTEK. Sayang, gembar-gembor tersebut tampaknya lebih sebatas gembar gembor. Tidak ada tindakan yang cukup serius dari sisi pemerintah untuk mengambil resiko untuk mengimplementasikan Open Source di dunia yang dikendalikan pemerintah. Contoh yang sederhama, perhatikan buku pelajaran komputer di sekolah-sekolah dari SD hingga SMA. Semua mengacu kepada produk software komputer berbayar yang harganya kalau di total membutuhkan biaya sekitar US$2000 / komputer sehingga jauh lebih mahal daripada harga komputernya yang mungkin hanya Rp. 2-3 juta saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Open Source adalah sistem operasi komputer yang bebas, seringkali dapat di ambil secara cuma-cuma / gratis termasuk source codenya. Hal ini memungkinkan kita untuk mengembangkan industri komputer dalam negeri dengan lebih baik. Sayangnya, tidak ada tanda-tanda kehidupan di dunia pemerintahan untuk mengadopsi Open Source secara serius. Memang dengan Open Source segala sesuatu menjadi murah bahkan cenderung gratis. Biaya lebih banyak untuk memberdayakan SDM dan memberikan rejeki kepada software house lokal untuk mengcustomisasi software-nya. Disatu sisi sangat menguntungkan, mungkin disisi lain praktek setoran menjadi lebih sulit di  lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia bawah tanah, penggunaan Open Source sudah mulai merembak, terutama sejak tahun 2005 karena banyaknya sweeping di WARNET-WARNET bahkan dengan rajin dilakukan oleh oknum-oknum aparat yang tidak bertanggung jawab. Beberapa teman di Cilacap misalnya harus merasakan bui di POLRES setempat, seperti layaknya maling ayam. Salahsatu korban yang menonjol adalah Deddie dari WARNET Pointer Semarang yang jelas-jelas membeli software legal dari Microsoft, tapi tetap saja di segel oleh Aparat dengan alasan dalam lisensi Microsoft yang dibeli tidak untuk di rental / di sewakan. WARNET Pointer Deddie dengan lebih dari 20 komputer harus bangkrut oleh ulah aparat yang tidak berpihak pada rakyat. Deddie dan rekan-rekan-nya mulai mengembangkan Pointer Linux, yang kemudian di kenal dengan nama PINUX. PINUX dapat di ambil secara gratis dari Internet pada alamat http://pinux.joglosemar.org maupun banyak situs lainnya. Tampilan PINUX sangat mirip dengan Microsoft Windows, sehingga tidak menyulitkan bagi mereka yang ingin migrasi ke Open Source dalam melakukannya dengan mudah. Deddie saat ini menjadi salah satu tokoh pembebasan WARNET di Indonesia dari monopoli Microsoft, semua dilakukan tanpa bantuan pemerintah, tanpa utangan Bank Dunia &amp; IMF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ini, pemerintah masih belum dapat memberikan solusi pada rakyat untuk mengatasi pulsa telepon yang mahal. Diluar solusi dari pemerintah yang tidak terlalu membumi, banyak solusi rakyat bermunculan di tahun 2007. VoIP Rakyat http://www.voiprakyat.or.id yang di pimpin oleh Anton Raharja menjadi primadona solusi rakyat di awal tahun 2007. Buku pegangan VoIP Rakyat Cikal Bakal Telkom Rakyat, Insya Allah, meluncur 31 January 2007. Di sambut dengan kedatangan Mark Spencer si pembuat sentral telepon VoIP gratisan Asterisk http://www.asterisk.org ke Indonesia di tanggal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VoIP Rakyat menjadi batu loncatan rakyat Indonesia memasuki Next Generation Network (NGN) yang berbasis protocol SIP. VoIP Rakyat bahkan telah berhasil selama satu tahun belakangan mengoperasikan ENUM server pertama di Indonesia dan mempunyai nomor telepon +62 188 xxxx xxx, pemerintah dengan dana sekitar Rp. 1.5 milyard sampai hari ini masih belum berhasil mengoperasikan ENUM server-nya. Perlu di catat, belum ada satupun operator telekomunikasi Indonesia yang masuk secara serius ke NGN, kalah jauh dengan kemajuan yang di capai oleh rakyat Indonesia melalui solusi VoIP Rakyat http://www.voiprakyat.or,id.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roadshow VoIP Rakyat, Insya Allah, di gelar di awal tahun 2007 untuk mensosialisasikan teknologi NGN &amp; 4G buatan rakyat tanpa perlu lisensi dari pemerintah, tapi memungkinkan seluruh rakyat agar mampu membuat sentral telepon sendiri bahkan membuat telkom sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet 24 jam di setiap rumah insan Indonesia barangkali merupakan mimpi di siang bolong? Ternyata tidak, sejak awal tahun 2006, banyak rumah-rumah di Indonesia sekarang ini mulai menggunakan wajan / penggorengan di dapur untuk dapat membuat antenna untuk mengakses ke Internet 24 jam dengan biaya akses sekitar Rp. 150-250.000 / bulan 24 jam Internet. Pak Gun, atau lebih di kenal sebagai e-goen, merupakan salah satu sosok sentral di dunia Internet bawah tanah yang mensosialisasikan penggunakan wajanbolic e-goen 2.4GHz. Detail teknologi wajanbolic e-goen dapat di lihat di situs http://pg.photos.yahoo.com/ph/gunpwk/my_photos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbekal teknologi wajanbolic maupun berbagai teknologi internet wireless lainnya, pembangunan Internet di masyarakat banyak menggunakan konfigurasi RT/RW-net. RT/RW-net pada dasarnya teknologi WARNET biasa, hanya saja kita menyambungkan satu RT atau satu RW menggunakan teknik-teknik wajanbolic e-goen maupun radio pada frekuensi 2.4GHz dan 5.8Ghz. Teknik RT/RW-net berhasil menekan harga akses Internet unlimited 24 jam menjadi sekitar Rp. 150-250.000 / bulan di banyak kota di Indonesia. Tempat diskusi para aktifis RT/RW maupun wireless Internet ada di mailing list indowli@yahoogroups.com. Penggunaan RT/Rw-net semakin merajalela  sehingga sudah sampai pada posisi berkompertisi langsung dengan operator telekomunikasi baik itu ADSL maupun 3G. Di Jogjakarta misalnya, sulit sekali pada hari ini untuk menjual jasa ADSL karena jasa RT/RW-net menggunakan wireless sudah sedemikian profesional-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu di catat disini bahwa pada tingkat dunia, tidak ada negara di dunia yang berhasil mengimplementasikan RT/RW-net menggunakan teknologi internet wireless secara swadaya masyarakat dalam skala besar seperti yang dilakukan oleh arus bawah Internet Indonesia. Tidak mengherankan jika pada hari ini Indonesia banyak menjadi contoh pada tingkat dunia untuk berbagai negara berkembang lainnya dalam mengimplementasikan jaringan komunitas RT/RW-net yang menjadi solusi pembuatan jembatan digital divide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi industri komputer maupun peralatan wireless, saat ini mulai bertumbuhan kelompok-kelompok riset maupun pabrik peralatan wireless skala kecil. Michael Sunggiardi, Dani Firmansyah, Bino, Agus Sutandar merupakan segelintir nama-nama di balik gerakan riset &amp; pengembangan peralatan wireless profesional di Indonesia. Di sisi perangkat komputer, kita mulai banyak merasakan harga komputer yang semakin murah. Yang mengagumkan adalah harga laptop yang sudah mendekati harga desktop dengan adanya banyak merek lokal, seperti, Axioo, Anote, Zyrex, ByON dan masih banyak lagi. Memang sebagian besar masih mengassembling komponen-nya, secara perlahan dan bertahan beberapa merek tersebut mulai membangun pabrik-nya di Indonesia dan akan terus menekan harga menjadi sangat murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak hal proses perkembangan maupun manouver komunitas teknologi informasi di lapangan banyak sekali mengandalkan berbagai servis dan aplikasi yang ada di Internet, seperti, mailing list, web, yahoo messenger dll. Kebanyakan fasilitas komunikasi ini dapat di peroleh secara gratis di Internet. Harus di akui, manouver terbesar banyak dilakukan melalui mailing list yahoogroups.com, pada alamat http://groups.yahoo.com. Ada beberapa kelompok komunitas yang besar. Komunitas terbesar adalah komunitas hacker, seperti, jasakom-perjuangan, newbie_hacker, yogyafree, majalahneotek, indocrack, vaksin yang total mempunyai kekuatan sekitar 40.000 orang hacker. Kekuatan ke dua adalah para sistem administrator, yang berkumpul di mailing list, seperti, indowli, asosiasi-warnet, ilmukomputer-networking, voipmerdeka, orari-news, it-center yang total mempunyai kekuatan sekitar 30.000 administrator. Para programmer Indonesia banyak berkumpul pada mailing list indoprog-vb, ilmukomputer-programming, delphindo, indoprog dll dengan total kekuatan sekitar 27.000 programmer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan lebih menarik lagi jika kita dapat mengamati pergerakan komunitas-komunitas dunia maya dari berbagai catatan yang ada di http://groups.yahoo.com. Dengan menggunakan program PG Offline, kita dapat menganalisa banyak hal tentang pergerakan komunitas maya tersebut, termasuk, siapa saja pimpinan komunitas, top 10 subjek diskusi, penambahan anggota per perioda, traffik e-mail per perioda dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar terlampir diperlihatkan catatan jumlah e-mail / bulan dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2006 dari beberapa mailing list di yahoogroups.com, yaitu, asosiasi-warnet (AWARI) berwarna merah, indowli berwarna hitam, jasakom-perjuangan berwarna kuning, telematika berwarna biru. Terlihat secara explisit di mailing list asosiasi-warnet terjadi peak yang sangat besar di tahun 2005 pada saat aparat menzalimi rakyat-nya dengan mensweeping WARNET, mensegel WARNET, meminta setoranbahkan memenjarakan beberapa pengusaha WARNET. Memangrakyat tidak memiliki banyak senjata, hal yang sering dilakukan adalah berkeluh kesah sesama operator WARNET untuk mencoba menggalang kekuatan melawan aparat yang zalim. Alhamdullillah, terutama berkat negosiasi Judith MS ketua presidium AWARI negosiasi dengan pihak MABES POLRI tampaknya lumayan berhasil, walaupun korban sudah banyak berjatuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang juga menarik untuk di simak adalah perjuangan pembebasan frekuensi 2.4GHz oleh komunitas INDOWLI yang tampak pada grafik diskusi e-mail yang berwarna hitam. Sebelum tahun 2005, cukup banyak peak pada trafik diskusi yang terjadi pada saat aparat melakukan sweeping dan menyita peralatan wireless internet yang digunakan rakyat. Memang solusi setoran Rp. 100.000,- ke aparat setiap kali mereka datang cukup manjur, tapi tetap banyak jatuh korban di lapangan. Strategi yang dilalukan adalah melakukan manouver di dunia Internasional maupun nasional agar teknologi wireless internet dapat diadopsi oleh masyarakat dunia. Alhamdullillah, di Word Summit on Information Society 2003 maupun 2004, saya memperoleh kesempatan untuk memberikan keynote speech pada pertemuan tingkat dunia tersebut. Semua pada akhirnya menekan pemerintah Indonesia untuk membebaskan frekuensi 2.4GHz yang dilakukan melalui KEPMEN 2/2005 oleh Hatta Rajasa. Kita bisa lihat traffic e-mail mailing list INDOWLI di tahun 2006 sudah jauh lebih tinggi dari pada tahun-tahun sebelumnya, dan top 10 subjek diskusi sudah sangat bergeser ke masalah usaha, bisnis dan ekonomi yang memungkinkan perputaran usaha yang lebih baik di dunia Internet Indonesia. Memang Indonesia adalah termasuk segelintir negara di dunia yang harus membebaskan frekuensi 2.4GHz dengan pertumpahan darah dan linangan air mata karena kenaifan regulator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering tidak sadar, apa yang dilakukan oleh rakyat Indonesia, seperti VoIP Rakyat, Wajanbolic e-goen, RT/RW-net sebetulnya sangat dahyat sekali. Mereka bahkan banyak menjadi contoh bagi banyak negara berkembang di dunia. Banyak rekan-rekan aktifits IT Indonesia, seperti, Michael Sunggiardi, Jim Geovedi dll. yang menjadi nara sumber di tingkat dunia dan sharing keahliannya untuk memajukan IT negara berkembang lainnya. Saya pribadi di undang ke India bulan January 2007, Nepal April 2007, Montevideo pertengahan 2007. Di tahun 2006, saya sempat memberikan keynote speech di Yale University, Amerika Serikat dan di Berlin yang mendapatkan standing ovation selama 3 menit di Yale University.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Indonesia miskin, tapi bangsa Indonesia bukan bangsa yang bodoh dan tolol.&lt;br /&gt;Dunia pun belajar pada kita, Bangsa Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-3966758103312951363?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/3966758103312951363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=3966758103312951363&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3966758103312951363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/3966758103312951363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/duniapun-belajar-ke-indonesia.html' title='Duniapun belajar ke Indonesia'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-8864950175918620591</id><published>2008-02-21T21:53:00.001+07:00</published><updated>2008-02-21T21:58:37.493+07:00</updated><title type='text'>Google+apps</title><content type='html'>Google Apps, solusi freehosting email sekolah&lt;br /&gt;Oleh: Toha Mustofa Nurhabib (MJC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan betapa hebatnya jika seluruh komunitas sekolah Anda - siswa, guru, dan karyawan -dapat berbagi-pakai informasi dan gagasan dengan lebih mudah. Dengan komunikasi gratis serta perangkat kolaborasi dan publikasi dari Edisi Pendidikan Google Apps, termasuk account email di domain sekolah Anda (misalnya namasiswa@sekolah-Anda.sch.id), Anda dapat mewujudkan visi tersebut menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;Anda dapat memilih kombinasi perangkat dan layanan yang telah tersedia, kemudian menyesuaikannya dengan logo, skema warna, dan konten sekolah Anda. Kelola pengguna Anda melalui panel kontrol berbasis Web atau gunakan API untuk mengintegrasikan Google Apps ke sistem Anda saat ini.&lt;br /&gt;Yang terbaik dari semua ini adalah seluruhnya di-host oleh Google, sehingga tidak ada perangkat keras atau perangkat lunak yang harus di-download, diinstal, atau dipelihara. Anda dapat mempersiapkan dan menjalankannya dengan cepat menggunakan dukungan minimal dari staf TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gmail&lt;br /&gt;Gmail adalah layanan surat Web Google yang inovatif. Dengan adanya Google Apps, Google menawarkan Gmail kepada seluruh organisasi, dengan menggunakan alamat khusus seperti toha.mustofa@smpn2-sbp.sch.id. Setiap account memiliki tempat penyimpanan besar untuk menyimpan pesan (hingga 10 GB per account dengan Edisi Premier Google Apps) dan teknologi pencarian Google terpadu untuk menavigasi semua surat Anda dengan cepat, seperti halnya Google membantu Anda dalam memahami Internet secara keseluruhan. Gmail juga membantu pengguna mengelola surat dalam jumlah besar dengan mengelompokkan pesan yang terkait secara otomatis, sehingga Anda akan secara otomatis melihat rangkaian balasan pesan yang terkait sekaligus.&lt;br /&gt;Gmail bukan hanya merupakan perangkat email yang efisien, namun juga memadukan olah pesan cepat ke dalam jendela browser suratnya, sehingga Anda dapat melihat kontak Anda yang sedang online dan terhubung dengan mereka secara real-time. Percakapan IM (instant message/chatting) Anda dapat disimpan dan dicari dalam Gmail, seperti halnya percakapan email.&lt;br /&gt;Penyaringan spam dan virus yang canggih, fitur POP, penerusan gratis, dan akses ponsel membuat Gmail menjadi solusi surat lengkap untuk organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta Ringkas&lt;br /&gt;• Alamat email kustom -- Account Anda menggunakan nama domain Anda sendiri, misalnya kurikulum@smpn2-sbp.sch.id.&lt;br /&gt;• Tempat penyimpanan surat yang besar -- Semua pengguna memperoleh tempat penyimpanan minimal sebesar 5 GB. Pengguna Edisi Premier Google Apps memperoleh 10 GB.&lt;br /&gt;• Perangkat pencarian surat yang canggih -- Dengan Gmail, keunggulan pencarian Google tersedia untuk kotak masuk Anda. Temukan pesan tersimpan dengan cepat, sekalipun Anda tidak mengatur penyimpanan surat dengan baik.&lt;br /&gt;• Daftar kontak terpadu -- Gmail membantu Anda melacak kontak dengan mengingat secara otomatis orang-orang yang pernah berhubungan dengan Anda.&lt;br /&gt;• Olah pesan cepat terpadu -- Melihat kontak yang online dan mengirim pesan cepat kepada mereka secara real-time, langsung dari jendela browser surat. Percakapan chatting akan tersimpan dan dapat dicari, seperti halnya percakapan email.&lt;br /&gt;• Perlindungan dari virus, spam, dan phishing -- Gmail menggunakan teknologi canggih untuk memblokir virus secara efektif, menyaring spam, dan memberi peringatan bila Anda menerima pesan phishing. Fitur-fitur tersebut membantu memberikan pengalaman email yang lebih aman.&lt;br /&gt;• POP dan penerusan surat -- POP membuat Anda dapat men-download pesan dari Gmail ke aplikasi seperti Outlook dan Eudora, dan Anda juga dapat mengirim pesan POP dalam arah lain, dari alamat email lain ke kotak masuk Gmail Anda. Fitur penerusan surat akan memberikan fleksibilitas kepada Anda untuk memeriksa surat dari account email yang lain.&lt;br /&gt;• Akses mobile -- Menginstal aplikasi mobile Gmail ke smartphone BlackBerry® untuk akses cepat ke account surat Anda saat bepergian. Cukup telusuri http://m.google.com/a dari smartphone BlackBerry® Anda untuk men-download aplikasi tersebut. Jika Anda tidak memiliki smartphone BlackBerry®, Anda dapat mengakses versi streamline antarmuka Web Gmail dari ponsel Anda yang dibuat khusus untuk perangkat mobile.*&lt;br /&gt;• 99,9% jaminan waktu fungsionalitas untuk pengguna Edisi Premier Google Apps -- Dengan Edisi Premier Google Apps, Gmail dijamin tersedia minimal 99,9% sepanjang waktu, memastikan bahwa pengguna memiliki akses saat membutuhkannya.**&lt;br /&gt;• Browser yang didukung -- Microsoft Internet Explorer, Mozilla Firefox, Safari, Opera, Mozilla, Netscape, dan lainnya.&lt;br /&gt;• Bahasa yang didukung -- Inggris (A.S.), Inggris (Inggris), China Modern, China Tradisional, Arab, Bulgaria, Catalan, Kroasia, Ceska, Denmark, BelAnda, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Ibrani, India, Hongaria, Islandia, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Latvia, Lithuania, Polandia, Portugis (Brasil), Rumania, Rusia, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Tagalog, Thailand, Turki, Ukraina, dan Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*  Antarmuka Gmail dan Google Talk untuk smartphone BlackBerry® hanya tersedia dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt;**  Jaminan waktu fungsionalitas Gmail 99,9% ditawarkan untuk organisasi yang menggunakan Edisi Premier Google Apps, seperti yang dijelaskan dalam Persyaratan Layanan Edisi Premier Google Apps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registrasi dan Aktivasi Google Apps Education Edition:&lt;br /&gt;Persyaratan: &lt;br /&gt;1. Sudah memiliki account e-mail gratis @gmail.com, atau Anda bisa sign up (daftar) terlebih dahulu di http://mail.google.com/mail/signup&lt;br /&gt;2. Sudah memiliki nama domain sekolah sendiri, contoh smpn2-sbp.sch.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah Registrasi &amp; Aktivasi: &lt;br /&gt;1.  Buka alamat URL : http://www.google.com/a &lt;br /&gt;2.  Login menggunakan user e-mail Anda di Gmail (hal ini berada pada "Step 1 of 4" pada wizard)&lt;br /&gt;3.  Pilih/masukkan nama domain Anda [yang sudah terdaftar dan exist], lalu klik tombol Use my domain (hal ini berada pada "Step 2 of 4" pada wizard)&lt;br /&gt;4.  Isikan data-data pada form seperti biasa apabila registrasi, setelah selesai klik Continue ( hal ini berada pada "Step 3 of 4" pada wizard)&lt;br /&gt;5.  Tentukan username untuk control panel Google Apps Anda nanti, account ini nantinya akan jadi admin dari account Google Aps Anda, misal kita coba dengan contoh, toha@smpn2-sbp.sch.id, kemudian klik I accept. Continue with set up (hal ini berada pada "Step 4 of 4").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu langkah sudah Anda lewati, yakni sign up. Nah setelah itu kita melangkah ke tahap verifikasi bagi pemilik domain seperti pada langkah berikut :&lt;br /&gt;6.  Setelah selesai, Anda akan otomatis login sebagai toha@smpn2-sbp.sch.id contohnya, dan akan tampil halaman Verifikasi.&lt;br /&gt;7.  Langkah selanjutnya adalah Verifikasi kepemilikan domain, ada 2 cara yang bisa dilakukan. Disini dijelaskan salah satu cara yang saya yakin mudah dilakukan, yakni Upload an HTML file. Langkah ini dengan membuat 1 file HTML berisi kode yang diberikan Google lalu diletakkan di www root domain. Contoh dalam hal ini "googlefffffcaxxxx" Anda masukkan pada file kosong dan rename sebagai "googlehostedservice.html" Lalu klik verify. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, saat ini Google akan memverifikasi domain Anda, sekarang tahap kedua sudah selesai.&lt;br /&gt;Untuk tahap selanjutnya adalah mengeset sendiri untuk melakukan perubahan mx dan priority nya.&lt;br /&gt;8. Langkah berikutnya klik tombol E-mail untuk melihat setting MX dari Gmail, dan tinggal mengikuti panduan Google pada wizard.&lt;br /&gt;9. Login ke Cpanel hosting Anda. Setelah masuk, klik Mail, klik Modify Mail Exchanger (MX Entry), klik Change an MX entry, tuliskan ASPMX.L.GOOGLE.COM kemudian klik Change. Kembali ke halaman Google Apps dan lakukan verifikasi email.&lt;br /&gt;10. Selamat, Anda telah mengaktifkan semua layanan Google Apps for Education Edition.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-8864950175918620591?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/8864950175918620591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=8864950175918620591&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/8864950175918620591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/8864950175918620591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/googleapps.html' title='Google+apps'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-8469078696744828864</id><published>2008-02-19T22:59:00.001+07:00</published><updated>2008-02-19T22:59:37.768+07:00</updated><title type='text'>How to manage a crisis, any crisis</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Crises happen to everyone and every company. They can change your life or your company's future. Here are five steps for effectively managing any crisis.&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: right; font-size: 8px"&gt;Blogged with &lt;a href="http://www.flock.com/blogged-with-flock" title="Flock" target="_new"&gt;Flock&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-8469078696744828864?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/8469078696744828864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=8469078696744828864&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/8469078696744828864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/8469078696744828864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/how-to-manage-crisis-any-crisis.html' title='How to manage a crisis, any crisis'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-1305120371670959239</id><published>2008-02-19T22:55:00.001+07:00</published><updated>2008-02-19T22:55:14.087+07:00</updated><title type='text'>Flock selected as finalist for web awards at SXSW conference!</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Every year, the South By Southwest (SXSW) conference in Austin brings people together to “uncover the best new websites and celebrate those who are building and implementing tomorrow's online trends”. This year, Flock has been selected as a finalist for web awards issued in the “Community” category of sites and services. A list of all finalists in all categories is posted &lt;a href="http://2008.sxsw.com/interactive/web_awards/finalists"&gt;here&lt;/a&gt;.  &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;We’ve always been a big fan of the South By Southwest conference. It’s original goal was “…to create an event that would act as a tool for creative people and the companies they work with to … bring together people from a wide area to meet and share ideas”. They’ve consistently put on a good event by bringing smart, innovative, cool people together in the great city of Austin to have a good time and engage in interesting discussions about the latest ideas happening on the web.&amp;nbsp; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;This aligns very nicely our goal and vision for what we’ve embarked on doing for you, the users of the Flock browser. Flock’s charter is to continually develop a far superior browsing experience by allowing people to continually engage with their favorite communities and services, no matter where they are on the web. Once people get familiar with Flock, they find great comfort with a nice blend of freedom and connected-ness in their daily lives online.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;We’re delighted that Flock has been identified, amongst other impressive peers, as a company that is leading today’s innovation in the area of Community. It goes without saying, that ALL of the credit for this recognition goes to you, the community of Flock users, who have been providing such spirited feedback, and spreading the word about Flock so quickly. Your enthusiasm is fueling better innovation, making Flock a better product, and helping more people discover that there is a much better browser choice available to suit their needs.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;We’re looking forward to attending the SXSW conference and mixing it up with the many great people doing interesting things on the Web.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Please drop us a line by twittering to ‘&lt;a href="http://www.twitter.com/flocker"&gt;flocker&lt;/a&gt;’ if you’re heading to SXSW.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;-Cheers&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dan Burkhart&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;VP Marketing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan at flock dot com&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;                      Blogged with &lt;a href="http://www.flock.com/blogged-with-flock" target="_new" title="Flock"&gt;the Flock Browser&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tags: &lt;a href="http://technorati.com/tag/SXSW" rel="tag"&gt;SXSW&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://technorati.com/tag/flock" rel="tag"&gt;flock&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://technorati.com/tag/%20browser" rel="tag"&gt; browser&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://technorati.com/tag/%20community" rel="tag"&gt; community&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://technorati.com/tag/%20austin" rel="tag"&gt; austin&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://technorati.com/tag/%20%22south%20by%20southwest" rel="tag"&gt; "south by southwest&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?a=2q2RPuE"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?i=2q2RPuE" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?a=hsBjY7e"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?i=hsBjY7e" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?a=t6IlpAE"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?i=t6IlpAE" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: right; font-size: 8px"&gt;Blogged with &lt;a href="http://www.flock.com/blogged-with-flock" title="Flock" target="_new"&gt;Flock&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-1305120371670959239?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/1305120371670959239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=1305120371670959239&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/1305120371670959239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/1305120371670959239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/flock-selected-as-finalist-for-web.html' title='Flock selected as finalist for web awards at SXSW conference!'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-1285556550052971433</id><published>2008-02-19T22:51:00.001+07:00</published><updated>2008-02-19T22:51:21.284+07:00</updated><title type='text'>Flock 1.1 is coming soon</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Hey Flockstars,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;We've been quiet on the blog front for the last few weeks because we've been working very hard.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.flock.com/node/60976"&gt;read more&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?a=BOWACrD"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?i=BOWACrD" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?a=r3pI5vd"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?i=r3pI5vd" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?a=UntWJzD"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/%7Ef/flock?i=UntWJzD" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: right; font-size: 8px"&gt;Blogged with &lt;a href="http://www.flock.com/blogged-with-flock" title="Flock" target="_new"&gt;Flock&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-1285556550052971433?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/1285556550052971433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=1285556550052971433&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/1285556550052971433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/1285556550052971433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/flock-11-is-coming-soon.html' title='Flock 1.1 is coming soon'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-6952957836713655828</id><published>2008-02-19T22:47:00.001+07:00</published><updated>2008-02-19T22:47:20.182+07:00</updated><title type='text'>Rapat dengan kadis Diknas Provinsi Jambi beserta subdin</title><content type='html'>19 Februari 2008, kami mengadakan rapat koordinasi terkait pemanfaatan IT dikalangan Diknas Pendidikan Provinsi Jambi, peserta rapat terdiri dari para Kasubdin yang ada di lingkungan diknas pendidikan Provinsi Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi rapat : Pemberdayaan ICT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka mendukung persiapan e-administrasi dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi serta memperhatikan keluhan umum terhadap kondisi komputer yang terserang Virus, dan mengoptimalkan fungsi perangkat komputer yang ada di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, dengan ini diadakan pertemuan dan pengarahan oleh Kadis kepada unsur pengelola ICT dan Kasi Pendataan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, untuk :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Meminta Laporan kinerja Tim ICT Dinas Pendidikan Provinsi Jambi,&lt;br /&gt;b. Melakukan perawatan secara berkala dan sterilisasi terhadap komputer yang terkena virus dan updating antivirus di setiap unit kerja,&lt;br /&gt;c. Merencanakan rancangan system jaringan kerja antar unit (LAN) yang terkoneksi melalui bantuan kabel dan Wifi,&lt;br /&gt;d. Mempersipakan adanya operator permanen di setiap subdin/bagian yang bertanggungjawab terhadap ketersediaan data,&lt;br /&gt;e. Melatih / memberikan asistensi kepada operator setiap unit kerja untuk memahami system jaringan kerja antar subdin/bagian.&lt;br /&gt;f. Menjamin tersedianya database yang up to date.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pembahasan rapat.&lt;br /&gt;   &lt;p style="text-align: right; font-size: 8px"&gt;Blogged with &lt;a href="http://www.flock.com/blogged-with-flock" title="Flock" target="_new"&gt;Flock&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-6952957836713655828?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/6952957836713655828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=6952957836713655828&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6952957836713655828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6952957836713655828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/rapat-dengan-kadis-diknas-provinsi.html' title='Rapat dengan kadis Diknas Provinsi Jambi beserta subdin'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-5218170512800056077</id><published>2008-02-14T14:24:00.001+07:00</published><updated>2008-02-14T14:25:53.031+07:00</updated><title type='text'>Valentine</title><content type='html'>Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi lainnya. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa 'kasih sayang', walau pun pada hakikatnya bukan kasih sayang melainkan hari 'making love'.&lt;br /&gt;Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.&lt;br /&gt;Sejarah Valentine&lt;br /&gt;Valentine’s Day menurut literatur ilmiyah dan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.&lt;br /&gt;The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (The World Encylopedia 1998).&lt;br /&gt;Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno.&lt;br /&gt;Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis (penyembah berhala) dari Romawi kuno.&lt;br /&gt;Katakanlah, "Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (QS. Al-Kafirun: 1-6)&lt;br /&gt;Kalau dibanding dengan perayaan natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama.&lt;br /&gt;Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam.&lt;br /&gt;Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.&lt;br /&gt;Valentine Berasal dari Budaya Syirik. &lt;br /&gt;Ken Swiger dalam artikelnya “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan, “Kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa”. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi”.&lt;br /&gt;Disadari atau tidak ketika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi “Sang Maha Kuasa”. Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Icon si “Cupid (bayi bersayap dengan panah)” itu adalah putra Nimrod “the hunter” dewa matahari.&lt;br /&gt;Disebut tuhan cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh. Padahal atribut dan aksesoris hari valentine sulit dilepaskan dari urusan dewa cinta ini.&lt;br /&gt;Walhasil, semangat Valentine ini tidak lain adalah semangat yang bertabur dengan simbol-simbol syirik yang hanya akan membawa pelakunya masuk neraka, naudzu billahi min zalik.&lt;br /&gt;Semangat valentine adalah Semangat Berzina &lt;br /&gt;Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.&lt;br /&gt;Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.&lt;br /&gt;Bahkan tidak sedikit para orang tua yang merelakan dan memaklumi putera-puteri mereka saling melampiaskan nafsu biologis dengan teman lawan jenis mereka, hanya semata-mata karena beranggapan bahwa hari Valentine itu adalah hari khusus untuk mengungkapkan kasih sayang.&lt;br /&gt;Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan make love yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna make love atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.&lt;br /&gt;Misalnya, istilah penjaja cinta. Bukankah penjaja cinta tidak lain adalah kata lain dari pelacur atau menjaja kenikmatan seks?&lt;br /&gt;Di dalam syair lagu romantis barat yang juga melanda begitu banyak lagu pop di negeri ini, ungkapan make love ini bertaburan di sana sini. Buat orang barat, berzina memang salah satu bentuk pengungkapan rasa kasih sayang. Bahkan berzina di sana merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.&lt;br /&gt;Bahkan para orang tua pun tidak punya hak untuk menghalangi anak-anak mereka dari berzina dengan teman-temannya. Di barat, zina dilakukan oleh siapa saja, tidak selalu Allah SWT berfirman tentang zina, bahwa perbuatan itu bukan hanya dilarang, bahkan sekedar mendekatinya pun diharamkan.&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS Al-Isra’: 32)&lt;br /&gt;Eramuslim Digest&lt;br /&gt;Karena masalah Valentine ini sangat berat, maka kami terbitkan satu edisi majalah Eramuslim Digest yang khusus membahasnya.&lt;br /&gt;Kami rasa pantas bila majalah ini dijadikan rujukan, sebab selain padat, kita juga diberikan ilustrasi gambar-gambar yang menarik. Kalau berminat hubungi saja pak Tio di nomor 021-999-80-000 atau 0813-999-80-000. Bahkan saat menjawab pertanyaan ini, kami sedang berada di Bandung untuk Road Show Eramuslim Digest edisi koleksi 5yg berjudul The Dark Valentine Satanic RitualYang Kini di Pujadi MQTV dan MQFM.&lt;br /&gt;Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-5218170512800056077?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/5218170512800056077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=5218170512800056077&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5218170512800056077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5218170512800056077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/valentine.html' title='Valentine'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-5794890386000601538</id><published>2008-02-06T17:37:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T17:39:07.116+07:00</updated><title type='text'>Ikuti Seleksi D3 TKJ Model PJJ</title><content type='html'>Diberitahukan kepada Perguruan Tinggi yang mempunyai program D3 TKJ atau Perguruan Tinggi lain yang berminat. SEAMOLEC bekerjasama dengan Biro PKLN akan menyelenggarakan Program D3 TKJ Model PJJ. Program ini akan diikuti oleh 50 PT dan 8 PT lainnya di Asia Tenggara. Berikut ini adalah ketentuan untuk mengikuti program ini: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses penyeleksian akan diselenggarakan lewat video conference(vicon) terhitung tanggal 11-20 Februari 2008 &lt;br /&gt;Proses penyeleksian akan diselenggarakan 3 gelombang yang masing-masing tahap akan diselesaikan dalam 3 hari. &lt;br /&gt;Gelombang I: 11-13 Februari 2008, Pukul 16.00-18.00 &lt;br /&gt;Gelombang II: 14-16 Februari 2008, Pukul 16.00-18.00 &lt;br /&gt;Gelombang III: 18-20 Februari 2008, Pukul 16.00-18.00 &lt;br /&gt;Bagi Perguruan Tinggi yang berminat silahkan dapat mendaftar melalui email ke Ibu Anti di anti@seamolec.org atau di nomor HP               0817 101 989        atau ke Pak Sasha BPKLN nomor HP 08161394989 &lt;br /&gt;Bagi yang sudah mendaftar nantinya dapat menghubungi Pak Khalid BPKLN untuk menginformasikan alamat IP Perguruan Tinggi terkait di nomor 08170909035 &lt;br /&gt;Bagi yang sudah mendaftar, silahkan download file di bawah ini untuk kepentingan proses penyeleksian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Attachment Size &lt;br /&gt;Checklist of ODL Readiness FINAL.doc 1.27 MB &lt;br /&gt;FAQ-final pjj.ppt 1.06 MB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan memberikan tanggapan yang bersifat membangun&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-5794890386000601538?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://seamolec.org/node/446' title='Ikuti Seleksi D3 TKJ Model PJJ'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/5794890386000601538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=5794890386000601538&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5794890386000601538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5794890386000601538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/ikuti-seleksi-d3-tkj-model-pjj.html' title='Ikuti Seleksi D3 TKJ Model PJJ'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-6431335073143716140</id><published>2008-02-02T09:22:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T17:46:25.367+07:00</updated><title type='text'>Pengalaman (nasib) jadi teknisi</title><content type='html'>Pengalaman ini bisa juga dibilang nasib atau memang sudah menjadi pilihan profesi, semenjak saya kuliah di jurusan Teknik Elektro Universitas Bung Hatta Padang, yang dulunya pengen jadi dokter, eh malah jadi teknisi, ha ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak jadi orang teknik, banyak pekerjaan yang mesti saya jalani sesuai dengan program keahlian yang saya tekuni, tanggapan masyarakat bahwa orang teknik harus tahu semua yang berhubungan dengan masalah teknik, nah lho, apalagi saya kuliah di jurusan elektro, eh semua prangkat elektronik yang rusak malah disuruh perbaiki sama saya, padahal saya jurusan elektro arus kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan teknis lainnya juga saya jalani demi kelangsungan kuliah saya, yaitu jadi tenaga teknis untuk pekerjaan sipil dengan mengambil ijazah stm sipil, sehingga tahun 1990 saya punya TPTT (Tanda Pengenal Tenaga Teknis) yang dikeluarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Barat, sebagai tenaga teknis di CV. Pratama Singgalang.&lt;br /&gt;Pekerjaan sebagai tenaga taknis sipil saya jalani sampai saya tamat kuliah, sampai badai krisis melanda perusahaan tempat saya bekerja dimana perusahan sudah berubah nama menjadi PT. Emdara Wira Abadi.&lt;br /&gt;Saya sempat menjadi Site Manager di proyek pembangunan RS. Selasih Padang, bekerjasama dengan Kumpulan Perobatan Johor Baru (KPJB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini saya jadi Pendamping ICT yang menurut SK terakhir dari Karo PKLN, menjadi Pendamping Perencanaan, tetap saja disibukkan dengan pekerjaan teknis di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sudah nasib jadi teknisi, semua resiko dan tanggungjawab harus ditanggung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-6431335073143716140?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/6431335073143716140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=6431335073143716140&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6431335073143716140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6431335073143716140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/02/pengalaman-nasib-jadi-teknisi.html' title='Pengalaman (nasib) jadi teknisi'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-7523343336874053122</id><published>2008-01-25T17:10:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T09:21:57.658+07:00</updated><title type='text'>Penuntasan Dapodik di Provinsi Jambi</title><content type='html'>Untuk mendapatkan data pendidikan (Dapodik) yang akurat dan berkesinambungan, maka biro PKLN Depdiknas menugaskan Tim Pendamping Perencanaan yang bertugas untuk menuntaskan dan memandu proses upload data (Dapodik) di setiap diknas kab/kota yang ada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Provinsi Jambi, program ini cukup dapat tanggapan serius dari diknas kab/kota, sehingga proses upload data berjalan dengan lancar, saya sebagai pendamping Perencanaan yang di SK-kan tgl 15 Januari 2008, yang dulunya sebagai Pendamping ICT sudah menjalankan tugas dengan cara turun langsung ke masing-2 diknas kab/kota untuk menuntaskan proses upload Dapodik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Dapodik bisa sukses di Provinsi Jambi khususnya dan Indonesia umumnya, sehingga peresmian Dapodik tgl 4-6 februari ini dapat berjalan dengan lancar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-7523343336874053122?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/7523343336874053122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=7523343336874053122&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/7523343336874053122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/7523343336874053122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/01/penuntasan-dapodik-di-provinsi-jambi.html' title='Penuntasan Dapodik di Provinsi Jambi'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-5806232126356912516</id><published>2008-01-13T09:28:00.000+07:00</published><updated>2008-01-13T09:30:32.016+07:00</updated><title type='text'>Dapodik</title><content type='html'>Pada tulisan kali ini, saya akan mencoba mengangkat sebuah program dari PKLN lagi, yang walaupun tidak separah Jardiknas, tapi ronrongan untuk mengalihkan ke unit lain dengan alasan “Tupoksi” juga deras dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada pembaca, saya mencoba menantang nih, silakan anda bertanya kepada pejabat Departemen Pendidikan Nasional manapun yang ditemui, baik tingkatan Pusat maupun propinsi (kalau kabupaten/kota sih relatif berdasarkan luas wilayah dan kepadatan penduduk…). Pertanyaannya sederhana dan hanya terdiri dari 3 pertanyaan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Berapakah jumlah sekolah di Indonesia ?&lt;br /&gt;   2. Berapakah jumlah guru di Indonesia ?&lt;br /&gt;   3. Berapakah jumlah siswa di Indonesia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pejabatnya berada di Dinas Pendidikan Propinsi, silakan ganti kata “Indonesia” dengan “Propinsi anda”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan menyimak jawaban mereka. Biasanya jawaban yang diberikan menggunakan kata-kata di bawah in :) :&lt;br /&gt;“Kalau tidak salah….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangkali….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kira-kira….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekitar…..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Plus Minus….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekolah 200 ribu-an, guru 2 juta-an, siswa 40 juta-an…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tunggu yah…cari data dulu….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdasarkan data tahun 2006, maka ….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah…apa kesimpulan anda dari jawaban-jawaban tersebut di atas ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat bahwa data utama saja, yang menjadi dasar seluruh kebijakan&lt;br /&gt;dalam dunia pendidikan itu tidak ada yang pasti.&lt;br /&gt;Bagaimana pendidikan bisa maju ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita renungkan, setiap tahun Depdiknas menyalurkan dana BOS&lt;br /&gt;dengan besaran Trilyunan rupiah. Dana ini disalurkan kepada sekolah-sekolah berdasarkan data sekolah dan siswa yang “dilaporkan” oleh sekolah. Kalau besaran dana BOS sebesar 10 Trilyun, dan penyimpangan jumlah siswa yang dilaporkan terjadi sebesar 2% saja (artinya, dari 100 siswa yang dilaporkan,&lt;br /&gt;2 adalah siswa “fiktif”), maka akan terjadi penyimpangan sebesar&lt;br /&gt;Rp. 200 Milyar. Dana sebesar ini sudah mampu untuk membangun&lt;br /&gt;200 Sekolah Menengah Atas di Indonesia dan sudah mampu merenovasi ratusan SD&lt;br /&gt;yang setiap tahun dilaporkan mengalami kerusakan, baik rusak ringan, sedang atau berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa penulis berani mengatakan bahwa penyimpangan dari segi&lt;br /&gt;jumlah tadi rentan untuk dimanipulasi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang dapat mengecek kebenaran jumlah sekolah dan siswa&lt;br /&gt;yang telah dilaporkan oleh sekolah maupun dinas pendidikan kab/kota&lt;br /&gt;ke pusat untuk memperoleh bantuan dana BOS tersebut ? Laporan tersebut&lt;br /&gt;sebagian besar tertutup, tidak dapat diakses secara umum dan&lt;br /&gt;sifatnya hanyalah data besaran saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, sebuah sekolah melaporkan siswanya adalah 100 orang. Mana bukti bahwa siswa di sekolah tersebut memang benar 100 orang ? Kalau memang benar 100 orang, mana nama-nama 100 orang tersebut ? Jadi, pada prinsipnya, bagi mereka yang selama ini menyoroti penyaluran dana BOS, jangan langsung ke muaranya, dari hulu saja sudah banyak terjadi penyimpangan. Dan sebenarnya penyimpangan ini bersumber kepada 1 hal sederhana, yaitu DATA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh berikutnya adalah bantuan untuk rehabilitasi sekolah. Setiap tahun, pemerintah selalu menyalurkan dana ratusan milyar untuk merehab sekolah yang mengalami kerusakan. Namun, seperti yang kita saksikan sendiri di berbagai media, baik cetak maupun elektronik, selalu saja ada liputan mengenai sekolah (utamanya SD) yang hampir roboh, ruang kelas yang tidak layak, dan berbagai masalah lainnya. Di sisi lain, ada sekolah yang menjadi “langganan” rehab. Kadang hanya pagar sekolah yang mengalami kerusakan, dilaporkan rusak ringan, hingga meminta bantuan rehab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa hal itu dapat terjadi ?&lt;br /&gt;Karena tidak adanya data valid terhadap sekolah. Baik sekolah yang sudah pernah memperoleh bantuan maupun yang belum. Juga belum ada informasi yang sifatnya umum kepada masyarakat, sekolah mana saja yang pernah memperoleh bantuan rehabilitasi setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh ketiga adalah pelaksanaan Ujian Nasional. Sudah menjadi rahasia umum juga bahwa selalu disetiap menjelang pelaksanaan Ujian Nasional, jumlah siswa kelas 3 SMP atau SMA melonjak pesat. Banyak sekolah yang sebelumnya hidup segan matipun tak mau menjadi bergairah. Dan mengikuti Ujian Nasional….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan anda menyimpulkan sendiri apa maksudnya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi, hal ini terjadi karena kurangnya data yang bersifat umum,&lt;br /&gt;nasional, unik dan dapat dipantau oleh masyarakat umum sehingga validitasnya dikontrol oleh komunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Dapodik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya Jardiknas, program dapodik juga dilahirkan dari pemikiran seorang Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto sewaktu beliau masih menjabat sebagai Direktur Dikmenjur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu, amat sulit untuk menentukan alasan untuk membangun sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia. Banyak daerah yang mengajukan proposal pembangunan sekolah, utamanya SMK karena melihat dananya yang “lumayan besar” tanpa melihat sebaran sekolah dan kondisi sumber daya alam yang tersedia di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita saksikan bersama, banyak SMK dengan Program Keahlian Teknik Elektro yang dibuka pada daerah terpencil, padahal listrik saja amat sulit disana. Sedangkan pada daerah tersebut merupakan daerah budi daya tanaman yang amat kurang sumber daya manusianya. Juga menjamurnya Program Keahlian Otomotif pada satu daerah, sehingga lulusannya sulit untuk terserap pada lapangan pekerjaan yang ada, ataupun untuk berusaha secara mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain, ketimpangan jumlah SMP, SMA dan SMK pada satu wilayah, dimana pada lokasi tertentu, jumlah sekolah-sekolah tersebut amat berlimpah dan disisi lain, pada wilayah yang sebenarnya lebih membutuhkan, sekolah-sekolah tersebut belum tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaca dari kondisi inilah, akhirnya beliau meluncurkan program “pemetaan sekolah” atau School Mapping (dapat dilihat “bangkainya” pada web http://schomap.dikmenjur.net). Program ini memadukan PHP, MySQL dan GIS, dimana akan terlihat peta suatu wilayah beserta titik-titik sebaran sekolah di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan program ini, maka sebuah daerah akan dapat merencanakan pembangunan sekolah di wilayahnya dengan lebih mudah dan sesuai data yang valid. Juga akan dapat menentukan arah pembangunan pendidikan ke depan pada wilayah atau daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, program ini “kandas” dengan alasan “bukan Tupoksi” setelah unit-unit lain “gerah” dengan program ini. Karena rupanya data yang ditampilkan lebih komprehensif dan lengkap dibandingkan dengan data mereka. Juga, karena Direktur yang baru tidak memiliki visi yang sama dengan Pak Gatot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pak Gatot pindah ke Biro Perencanaan dan KLN, terungkap kembali bahwa rupanya perencanaan program Departemen Pendidikan Nasional selama ini masih belum berdasar kepada data yang valid. Sebagian besar menggunakan data-data statistik dan data perkiraan dan bukan berdasarkan data yang real. Maka dikembangkanlah program Data Pokok Pendidikan atau Dapodik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Pokok Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus, program Dapodik dapat dilihat pada web http://dapodik.diknas.go.id, namun pada tulisan ini saya akan mencoba memberikan gambaran yang bersifat umum, agar pembaca dapat membedakan mengapa program ini dapat ditegaskan sebagai Tupoksi dari PKLN, agar tidak “diminta dialihkan” lagi seperti Jardiknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Pokok Pendidikan, mengkhususkan pemetaan data untuk sekolah, guru dan siswa. Dimana sifat pendataan yang dilakukan bersifat UMUM dan tidak terlalu rinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang diakui, saat ini sudah banyak pemetaan yang dilakukan oleh berbagai pihak terhadap ketiga komponen di atas. Namun, permasalahan utama dari pemetaaan tersebut adalah banyaknya data yang ganda maupun tidak valid serta tidak adanya sinkronisasi antara satu data dengan data lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan ini sebenarnya dengan mudah dapat diselesaikan. Cukup dengan memberikan sebuah identitas yang unik, tunggal dan abadi untuk setiap data. Juga tidak memiliki komponen pendataan yang terlalu banyak sehingga mudah disinkronkan dengan jenis pendataan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal inilah maka Biro PKLN mengeluarkan program Dapodik yang terdiri atas 3 bagian utama yaitu Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NPSN dilakukan dengan memberikan nomor identitas yang bersifat unik dan tunggal kepada seluruh sekolah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sebelum program ini dilaksanakan, Depdiknas sebenarnya sudah pernah memiliki program serupa, yaitu Nomor Statistik Sekolah (NSS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Nomor Statistik Sekolah tidak dilanjutkan, dan malah menggunakan NPSN ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu pengelolaan NSS yang tidak terpusat, karena dengan adanya otonomi daerah, beberapa daerah mengelola NSS-nya sendiri dan tidak memberikan laporan ke Depdiknas Pusat. Hal ini menyebabkan ketidaksinkronan data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan kedua adalah, kode NSS mengacu kepada wilayah, yaitu Kode Propinsi dan Kabupaten/Kota, sedangkan saat ini di Indonesia, sejak era Reformasi, sedang “hangat-hangatnya” pemekaran wilayah. Terhitung ada beberapa propinsi Baru, puluhan Kabupaten/Kota yang baru dan ratusan kecamatan. Hal ini mengakibatkan banyak kode propinsi maupun kabupaten/kota yang tidak valid lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebabnya, mengapa kode NSS tidak dikembangkan lagi dan melakukan perubahan penomoran secara total dengan menggunakan NPSN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode penomoran dapat dilihat pada web http://npsn.diknas.go.id/cont/aturan/index.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data yang dikumpulkan melalui program ini tidak banyak, karena hanya data pokok saja, sehingga dalam pelaksanaannya sama sekali tidak menggunakan kuisioner yang berlembar-lembar yang menyulitkan sekolah. Juga tidak perlu menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang membebani anggaran. Malah cukup dengan menggunakan data yang saat ini sudah ada di masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen NPSN adalah: Nama Sekolah, Jenjang, Status (negeri/swasta), Alamat, Nama Kabupaten dan Nama Propinsi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, data ini pasti ada di tiap dinas pendidikan kabupaten/kota khan ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari data yang dikirimkan oleh setiap dinas pendidikan inilah, sistem di pusat akan membuat NPSN yang kemudian diumukan melalui web site http://npsn.diknas.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat yang menemukan kejanggalan pada daftar yang tertera pada web tersebut, disilakan untuk langsung menghubungi dinas pendidikan kabupaten/kota secara langsung. Karena perubahan data dapat secara langsung dan saat itu juga dilakukan oleh operator Dapodik pada setiap dinas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya data ini, maka masyarakat dapat secara langsung menilai, sekolah mana yang benar-benar “ada” dan sekolah mana yang sebenarnya “siluman” atau sekolah “papan nama” saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan, sistem ini akan disandingkan dengan sistem informasi rehab sekolah. Dimana sekolah-sekolah yang mengajukan bantuan rehabilitas sekolah diharuskan terdaftar pada NPSN dan mengupload foto-foto kondisi sekolah tersebut. Baik itu rusak ringan, sedang atau berat. Juga pada saat dana rehabilitas sudah diluncurkan, foto-foto penyelesaian harus ditampilkan pada SIM Rehab, baik sewaktu masih 25%, 50%, 75% dan 100% pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya sistem seperti ini, maka secara transparan masyarakat dapat melihat proses rehabilitasi sekolah yang telah dilakukan, sejak pengajuan hingga penyelesaian. Apabila ditemukan kejanggalan, disilakan untuk melaporkan pada lembaga terkait bedasarkan data tersebut. Hingga tidak akan ada lagi istilah “sekolah langganan rehab” :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, program sertifikasi guru sedang hangat-hangatnya dilakukan oleh Depdiknas (komentar terhadap program ini sudah ada di dalam kepala, cuman nanti saja deh saya tulis di tulisan lainnya…). Salah satu kendala utama yang ada adalah menentukan berapa jumlah guru yang harusnya disertifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena program ini erat kaitannya dengan Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, maka khusus pengelolaan NUPTK dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal PMPTK. Biro PKLN membantu dalam hal menampilkan data yang telah dikumpulkan oleh tim PMPTK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, program inilah yang merupakan program yang sama sekali baru. Kita semua pernah merasakan, sewaktu mengikuti pendidikan di jenjang sekolah dasar maupun menengah, pasti diberikan Nomor Induk Siswa (NIS) atau nomor pengenal lainnya di masing-masing sekolah. Hal ini bertujuan untuk lebih mempermudah identifikasi siswa di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau secara parsial dapat dilakukan, mengapa tidak dicoba untuk skala nasional ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pemikiran inilah, maka dilakukan pemberian indentitas baru kepada seluruh siswa melalui penomoran yang dilaksanakan secara nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal pelaksanaannya, banyak yang skeptis bahwa hal ini dapat dilaksanakan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, jumlah siswa kita itu ada puluhan juta, dan tersebar dari Aceh hingga Papua dengan kondisi geografis yang amat beragam. SD yang ada itu tersebar dari puncak gunung hingga kepulauan terpencil (yang di beberapa pulau malah lebih dekat ke negara tetangga). Nah, coba bayangkan, bagaimana mendatanya ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dengan “Bismillah”, seluruh komponen di PKLN melangkah maju melaksanakan tugas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah dilaksanakan kurang dari 1 (SATU) tahun, maka 75% siswa di Indonesia telah berhasil didata. Sampai pagi ini, tercatat 36.791.875 Orang siswa per-tanggal 10 Januari 2008 Pukul 07.17 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya dengan NPSN, program ini dapat digandeng dengan SIM yang lain, misalnya BOS (untuk menentukan jumlah siswa yang berhak memperoleh bantuan) hingga Ujian Nasional (Menentukan siswa yang dapat mengikuti ujian nasional).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan lainnya adalah, dengan NISN, maka pergerakan atau mutasi siswa setiap saat dapat terus dipantau. Karena perpindahan tanpa melapor ke dinas pendidikan setempat akan mempersulit siswa tersebut menikmati hal-hal yang berkaitan dengan pendidikannya di lokasi tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen NISN, sebagaimana NPSN juga tidak terlalu banyak, dan tidak memerlukan kuisioner khusus untuk mengisinya, hanya terdiri atas 7 komponen, yaitu Nama, Jenis kelamin, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, Alamat, Kelas/Tingkat, NPSN dan Nama Sekolah. Khusus untuk NPSN dan Nama sekolah saling bertautan dengan program NPSN. Jadi, bagi siswa yang sekolahnya belum terdaftar di NPSN, tidak akan bisa memiliki NISN :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem penomoran dan prosedur NISN serta bagaimana alur pemanfaatan NISN untuk mutasi dan proses administrasi siswa dapat dilihat pada web http://nisn.diknas.go.id/cont/aturan/index.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaitan Dapodik dengan Tupoksi BPKLN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini santer permintaan agar program Dapodik dilepas oleh Biro PKLN karena alasan “tupoksi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang aneh, kok teriakan itu baru menggema satu tahun sejak diluncurkannya program ini yah ? Padahal sewaktu dimulai, merekalah termasuk yang skeptis akan keberhasilannya, malah menganggap sebagai “Program mimpi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya mencoba menjelaskan, mengapa program ini masih merupakan tupoksi dari PKLN dan bagaimana kaitannya dengan unit-unit yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas utama dari Biro PKLN, utamanya pada bagian perencanaan adalah melaksanakan perencanaan pendidikan di Indonesia. Seperti yang sudah saya paparkan pada awal tulisan ini, sebuah perencanaan yang baik dan matang harus menggunakan data yang valid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sumber data selama ini, rupanya hanya berdasar dari “statistik” belaka, yang tidak menggunakan data yang nyata di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, program Dapodik tetap sejalan dengan tugas utama dari PKLN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, data yang dikumpulkan merupakan data yang bersifat umum, dan hanya digunakan untuk perencanaan saja. Sedangkan data yang sifatnya lebih khusus dan spesifik dapat dikembangkan oleh unit-unit utama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kerjasama yang dapat dilaksanakan dengan unit utama lain. Misalnya dengan Direktorat PSMK (Dit PSMK), khusus untuk pendataan SMK, Dit. PSMK membutuhkan data jumlah ruang kelas, laboratorium dan bengkel. Juga data sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut. Khusus untuk ini, disilakan PSMK membuat aplikasi baru yang akan mendata secara spesifik kebutuhan tersebut. Namun, khusus data sekolahnya, PSMK tidak perlu mendata ulang lagi, cukup menggunakan basis data dari NPSN. Sehingga, apabila perlu menggunakan kuisioner, tidak perlu mendata nama dan alamat sekolah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lainnya adalah, apabila hendak dilakukan pemetaan terhadap kondisi ekonomi siswa di Indonesia, maka data utama berupa nama dan alamat siswa, dapat menggunakan NISN, data lainnya dapat ditambahkan sesuai kebutuhan program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara ini, maka hanya ada 1 sumber data yang digunakan bersama, dimana kevalidan data tersebut dapat dipertanggungjawabkan, karena dipantau bersama seluruh lapisan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi Program Dapodik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan, dengan menggunakan 1 sumber data, maka proses perencanaan pendidikan di Indonesia akan lebih terarah dan terukur. Pelaksanaan berbagai program juga akan transparan dan lebih mengena pada sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Indonesia yang berkualitas dan bermutu akan dapat dicapai…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah…sekarang pertanyaannya..apakah program Dapodik ini hanya sebuah program mimpi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan uraian diatas dapat menjawabnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info dapodik lebih lengkap, silakan membuka http://dapodik.diknas.go.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-5806232126356912516?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/5806232126356912516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=5806232126356912516&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5806232126356912516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/5806232126356912516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2008/01/dapodik.html' title='Dapodik'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-2013912893899948223</id><published>2007-09-09T15:44:00.000+07:00</published><updated>2008-01-13T09:39:13.469+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p&gt;Pelatihan Jardiknas 2007 untuk kepala sekolah di Politeknik Jambi&lt;img alt="sholat i" src="http://img530.imageshack.us/img530/9981/sholatiqy0.jpg" height="86" hspace="8" width="96" align="top" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-2013912893899948223?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/2013912893899948223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=2013912893899948223&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/2013912893899948223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/2013912893899948223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2007/09/pelatihan-jardiknas-2007-untuk-kepala.html' title=''/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-6923377620580484605</id><published>2007-07-30T18:56:00.000+07:00</published><updated>2007-07-30T18:58:30.716+07:00</updated><title type='text'>Foto Fadli Eka Yandra</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/Rq3SV4aR7GI/AAAAAAAAAAU/HxlZsKYCSaE/s1600-h/Fadliey.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092958026987596898" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/Rq3SV4aR7GI/AAAAAAAAAAU/HxlZsKYCSaE/s320/Fadliey.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-6923377620580484605?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/6923377620580484605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=6923377620580484605&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6923377620580484605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/6923377620580484605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2007/07/foto-fadli-eka-yandra.html' title='Foto Fadli Eka Yandra'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/Rq3SV4aR7GI/AAAAAAAAAAU/HxlZsKYCSaE/s72-c/Fadliey.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-1663636325754978194</id><published>2007-07-30T18:50:00.000+07:00</published><updated>2007-07-30T19:00:17.669+07:00</updated><title type='text'>Gunung Kerinci</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/Rq3RX4aR7FI/AAAAAAAAAAM/g4DdwwmQpro/s1600-h/Gunung+Kerinci.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092956961835707474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/Rq3RX4aR7FI/AAAAAAAAAAM/g4DdwwmQpro/s320/Gunung+Kerinci.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-1663636325754978194?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/1663636325754978194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=1663636325754978194&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/1663636325754978194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/1663636325754978194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2007/07/blog-post.html' title='Gunung Kerinci'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/Rq3RX4aR7FI/AAAAAAAAAAM/g4DdwwmQpro/s72-c/Gunung+Kerinci.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-4414209464579085145</id><published>2007-07-30T18:08:00.000+07:00</published><updated>2007-07-30T18:13:15.892+07:00</updated><title type='text'>Pelatihan Jardiknas 2007</title><content type='html'>Untuk meningkatkan kemampuan komputer dan internet bagi kepsek, guru, tu dan pustakawan, maka diadakan pelatihan Jardiknas 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para tenaga pendidik yang ada di Provinsi Jambi, saya harapkan dapat menggunakan kesempatan ini sebesar-besarnya agar dapat meningkakan mutu pendidikan di Provisi Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Pelatihan Jardiknas 2007 bisa sukses di Provinsi Jambi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-4414209464579085145?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/4414209464579085145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=4414209464579085145&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/4414209464579085145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/4414209464579085145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2007/07/pelatihan-jardiknas-2007.html' title='Pelatihan Jardiknas 2007'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4677106651090803511.post-2358205330376532794</id><published>2007-07-26T11:04:00.000+07:00</published><updated>2007-07-26T11:11:28.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jardiknas'/><title type='text'>Jardiknas Provinsi Jambi</title><content type='html'>Untuk meningkatkan mutu pendidikan agar bisa mensejajarkan mutu dengan negara-negara yang sudah maju, maka Depdiknas yang dimotori oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) meluncurkan program Jardiknas, dimana program ini bertujuan untuk mengkoneksikan semua sekolah di seluruh kab/kota se-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi setiap pihak terkait sagat dibutuhkan dan sumbang saran untuk kemajuan pendidikan di negeri ini sangat ditentukan oleh kepedulian kita bersama dalam megembangkan kulaitas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga program Jardiknas menjadi tumpuan harapan kita demi kemajuan pendidikan di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4677106651090803511-2358205330376532794?l=fadliey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadliey.blogspot.com/feeds/2358205330376532794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4677106651090803511&amp;postID=2358205330376532794&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/2358205330376532794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4677106651090803511/posts/default/2358205330376532794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadliey.blogspot.com/2007/07/jardiknas-provinsi-jambi.html' title='Jardiknas Provinsi Jambi'/><author><name>Fadli Eka Yandra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09397606288534690864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_s_e4zWA_OlQ/R6PRNt8TkiI/AAAAAAAAAAo/MKFs9ABwhDU/S220/Fadli+web.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
